Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Selasa 2 Juni 2026: Sebagian Besar wilayah Berawan
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Selasa, 2 Juni 20
NASIONAL
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti dana milik pemerintah daerah (pemda) yang masih mengendap di bank, mencapai lebih dari Rp 203 triliun.
Pertanyaan itu disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) pada Senin (24/11/2025), seperti disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai ratas.
"Beliau tanya kenapa masih ada daerah-daerah yang simpan di bank? Ada totalnya lebih kurang Rp 203 triliun dari seluruh gabungan provinsi, kabupaten, kota," ujar Tito.Baca Juga:
Tito menambahkan, serapan belanja pemerintah daerah masih belum optimal menjelang akhir tahun.
Hingga 23 November 2025, rata-rata realisasi belanja di 38 provinsi baru mencapai 68 persen, sementara realisasi pendapatan daerah telah menembus 83 persen.
"Target pendapatan di atas 90 persen, tapi belanjanya baru 68 persen. Kita dorong belanja daerah di atas 75–80 persen supaya uang beredar di masyarakat," jelas Tito.
Mendagri memaparkan dua faktor utama yang membuat dana pemda banyak mengendap.
Pertama, banyak kepala daerah baru dilantik pada 20 Februari 2025, sehingga fokus mereka masih menyusun struktur pemerintahan dan organisasi perangkat daerah.
Kedua, beberapa daerah menahan anggaran untuk pembayaran kontrak yang jatuh tempo di akhir tahun, serta persiapan anggaran gaji dan biaya operasional Januari 2026.
"Kondisi ini berbeda dengan kementerian/lembaga pusat yang pengelolaan keuangannya langsung di Kemenkeu. Daerah harus menyiapkan sendiri, termasuk cadangan untuk gaji dan operasional bila dana transfer pusat terlambat," tutur Tito.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan per September 2025, 15 pemda dengan simpanan dana terbesar di bank antara lain:
- DKI Jakarta – Rp 14,6 triliun
- Jawa Timur – Rp 6,8 triliun
- Banjarbaru – Rp 5,1 triliun
- Kalimantan Utara – Rp 4,7 triliun
- Jawa Barat – Rp 4,1 triliun
- Bojonegoro – Rp 3,6 triliun
- Kutai Barat – Rp 3,2 triliun
- Sumatera Utara – Rp 3,1 triliun
- Kepulauan Talaud – Rp 2,6 triliun
- Mimika – Rp 2,4 triliun
- Badung – Rp 2,2 triliun
- Tanah Bumbu – Rp 2,11 triliun
- Bangka Belitung – Rp 2,10 triliun
- Jawa Tengah – Rp 1,9 triliun
- Balangan – Rp 1,8 triliun
Tito menegaskan, pemerintah mendorong pemda untuk segera menyalurkan anggaran agar berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.*
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Selasa, 2 Juni 20
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 2 Juni 202
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Aceh pada Selasa, 2 Juni 2026, akan did
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara pada Selasa, 2 Juni 202
NASIONAL
MEDAN Timnas Indonesia akhirnya menang telak 30 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Batang
OLAHRAGA
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Wakil Menteri Luar Negeri
POLITIK
JAKARTA Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran
PERISTIWA
BANDA ACEH Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah memasu
NASIONAL
BANDUNG Lion Group menyatakan kesiapannya mendukung rencana pemerintah untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara, Bandung,
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama 1
NASIONAL