Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SERDANG BEDAGAI — Budi daya ikan air tawar jenis patin kembali menunjukkan hasil menjanjikan di Dusun I, Desa Pasar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Warga setempat, M. Holiluddin, sukses memanen ikan patin dari kolam tanah miliknya dengan estimasi 3–4 ton hanya dalam waktu sekitar lima bulan.
Panen dilakukan pada Kamis, 22 Januari 2026, dari kolam berukuran 12x12 meter dan kedalaman 1,5 meter.
Baca Juga:
Benih ikan patin sebanyak 5.000 ekor ditebar sejak 22 Agustus 2025, dan saat dipanen, berat ikan berkisar 0,5–1 kilogram per ekor, sesuai ukuran konsumsi.
Proses panen dilakukan secara bertahap dengan menjaring ikan dan memisahkan berdasarkan bobot atas permintaan pembeli.
Holiluddin menyebutkan, ikan patin sangat mudah dibudidayakan.
"Ikan patin bisa hidup di air dengan oksigen rendah dan bersifat non-kanibal, sehingga tidak perlu penyortiran selama masa pemeliharaan," ujarnya.
Hal ini menjadikan budi daya patin cocok untuk dikembangkan di lahan terbatas, seperti pekarangan rumah atau pinggiran desa.
Selain bernilai ekonomi, panen kali ini juga menghadirkan nuansa sosial dan budaya.
Holiluddin menyuguhkan hidangan gulai masam patin khas Melayu pesisir untuk awak media, yang dinilai segar, gurih, dan lembut.
Para pengunjung bahkan mendapatkan ikan patin segar sebagai oleh-oleh, sementara hasil panen utama langsung dikirim ke pengumpul menggunakan truk berpendingin.
Keberhasilan panen ini menegaskan potensi sektor perikanan air tawar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Dengan manajemen pakan yang baik dan kualitas air terjaga, budi daya patin bisa menjadi alternatif penghasilan berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan lokal.
M. Holiluddin berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengembangkan usaha ikan air tawar sebagai sumber ekonomi yang menjanjikan.*
(dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.