Ia juga menyoroti urgensi menghadirkan investasi berkualitas di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Investasi, kata dia, perlu diarahkan agar memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan tersebut, menurut Akbar, menjadi momentum konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan program yang konkret dan terukur.
Dengan kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha muda, optimisme terhadap penguatan fondasi ekonomi Sumatera Utara dinilai kian terbuka.
"Sumatera Utara memiliki potensi besar. Dengan kerja nyata dan sinergi, daerah ini bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing," kata Akbar.*