Defisit APBN Membengkak ke Rp670 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada level 8.368,61 pada perdagangan Senin (23/2/2026), seiring penguatan saham-saham big caps dan emiten emas.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.02 WIB, IHSG naik 1,17% atau 96,84 poin dari penutupan sebelumnya.
Saham-saham papan atas kompak menguat. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melaju 2,97% ke Rp6.925, diikuti PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang naik 2,23% ke Rp2.290 per saham.Baca Juga:
Emiten energi dan pertambangan juga menunjukkan tren positif.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) meningkat 1,84% menjadi Rp88.600, sementara PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) naik 1,78% ke Rp14.300 per saham.
Saham emiten emas menonjol sebagai pendorong IHSG hari ini.
PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) mencatat penguatan paling tinggi 6,01% ke Rp8.375, diikuti PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) naik 3,27% menjadi Rp2.840.
Saham top gainers lain termasuk PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA) yang melonjak 29,86% ke Rp187, dan PT Xolare RCR Energy Tbk. (SOLA) terapresiasi 11,43% ke Rp156.
Di sisi lain, saham top losers dihuni PT Indospring Tbk. (INDS) turun 14,75% ke Rp2.080 dan PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST) turun 8,87% menjadi Rp113 per saham.
Menurut Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, secara teknikal IHSG bergerak pada rentang support 8.250 hingga resistance 8.380.
"Jika stabil di atas 8.350, IHSG berpotensi menguji level psikologis 8.400 pekan ini," ujar Valdy.
Sentimen positif datang dari penguatan Wall Street akhir pekan lalu dan keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif resiprokal Presiden Donald Trump, yang diharapkan meredakan tekanan inflasi dan biaya perusahaan.
Namun pasar tetap mewaspadai potensi tarif global baru 10–15% dan kelanjutan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang masih menunggu ratifikasi DPR.
Selain itu, persetujuan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap seluruh proposal BEI dan OJK memberikan katalis tambahan.
Investor juga mencermati kewajiban peningkatan free float 15% bagi 267 emiten yang menjadi perhatian utama pekan ini.
Sejumlah saham pilihan yang direkomendasikan untuk dicermati investor antara lain: PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), PT Elnusa Tbk. (ELSA), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR), PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA), dan PT Semen Baturaja Tbk. (SMBR).
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.*
(bi/ad)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk membangun optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional setelah S&
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan awal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuanga
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak dalam jangka menengah. Strategi yang dipilih justru memperkuat penerimaan
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa DPR tidak pernah menolak pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampa
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Empat orang terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah Dokter Eliza Princila Pakaenoni atau Dokter Icha menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple resmi membuka akses iOS 27 Public Beta bagi pengguna iPhone yang ingin lebih dulu mencoba berbagai fitur terbaru sebelum v
SAINS DAN TEKNOLOGI
WONOSOBO Nama seorang bayi lakilaki asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perha
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kebijakan baru untuk membantu pelaku usaha perikanan. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pember
EKONOMI
JAKARTA Hubungan dan kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperku
NASIONAL