Budi Mulyawan, Pendiri Jaya Center Foundation dan Pembina Jakarta Millennial Film Festival 2026, dalam pertemuan dengan Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Syaifullah, pada Kamis (26/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Daya saing global bukan soal budget besar, tapi kekayaan narasi. Cerita lokal yang kuat bisa jadi kekuatan soft power Indonesia," jelasnya.
Budi juga menekankan perlunya literasi film agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi mampu mengapresiasi karya secara kritis. Ia menekankan bahwa keberhasilan industri tidak cukup diukur dari angka box office, melainkan dari distribusi manfaat yang adil.
"Ini bukan sekadar pilihan kebijakan. Ini kebutuhan. Industri yang sehat adalah industri yang tumbuh bersama, bukan hanya untuk segelintir pihak," pungkasnya.*