JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu (4/3/2026), melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke level 7.862,51.
Pelemahan ini terjadi di tengah dominasi saham yang turun, dengan 318 saham melemah, 186 saham menguat, dan 454 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi, dengan nilai transaksi mencapai Rp 837,2 miliar, volume 1,78 miliar saham, dan frekuensi 100,7 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di posisi Rp 14.025 triliun.
Sektor bahan baku turun paling tajam 3,59 persen, diikuti non-primer minus 2,7 persen, teknologi melemah 1,43 persen, dan properti terkoreksi 1,13 persen.
Sektor energi turun 0,85 persen, keuangan minus 0,78 persen, infrastruktur melemah 0,98 persen, serta transportasi turun 1 persen. Sektor kesehatan relatif stabil dengan penurunan tipis 0,06 persen, dan perindustrian melemah 0,46 persen.
Di sisi saham, top gainers dipimpin oleh PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang naik 24,59 persen ke Rp 1.140, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) menguat 19,38 persen ke Rp 154, dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) melesat 13,79 persen ke Rp 825.
Sementara itu, top losers dipimpin PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) turun 14,98 persen ke Rp 965, PT Indospring Tbk (INDS) melemah 14,68 persen ke Rp 930, dan PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) minus 12,17 persen ke Rp 202.
Pergerakan hari ini menegaskan bahwa sentimen investor masih terpengaruh oleh kondisi global, termasuk tekanan geopolitik dan pergerakan harga komoditas yang memengaruhi sektor-sektor strategis di bursa.*
(in/dh)
Editor
: Dharma
IHSG Anjlok di Zona Merah, Nilai Transaksi Capai Rp837 Miliar