BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

BPS Catat Impor Perhiasan dari Australia Melonjak 469 Persen saat Harga Emas Turun

Adelia Syafitri - Senin, 04 Mei 2026 16:18 WIB
BPS Catat Impor Perhiasan dari Australia Melonjak 469 Persen saat Harga Emas Turun
Emas Batangan dan Koin dalam brankas Pro Aurum di Munich, Jerman pada 14 Agustus 2019. (Foto: REUTERS/Michael Dalder)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan signifikan impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia pada awal 2026. Kenaikan ini terjadi di tengah tren penurunan harga emas dunia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono menyebutkan nilai impor logam mulia dan perhiasan dari Australia mencapai US$ 1,19 miliar sepanjang Januari-Maret 2026.

"Impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia tumbuh sangat tinggi, mencapai 469,05 persen secara tahunan," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, komoditas tersebut menjadi penyumbang terbesar dalam impor nonmigas Indonesia dari Australia, dengan kontribusi mencapai 37,92 persen dari total nilai impor sebesar US$ 3,14 miliar.

Selain logam mulia, impor dari Australia juga didominasi oleh serealia senilai US$ 394,55 juta yang naik 38,36 persen, serta bahan bakar mineral sebesar US$ 301,22 juta yang justru mengalami penurunan.

"Impor nonmigas dari Australia didominasi logam mulia dan perhiasan/permata," jelasnya.

Tak hanya dari Australia, impor komoditas serupa juga tercatat meningkat dari Singapura. Sepanjang Januari-Februari 2026, nilainya mencapai US$ 323,43 juta atau melonjak 196,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan impor ini dinilai sejalan dengan kondisi harga emas global yang sedang melemah, sehingga mendorong pelaku usaha meningkatkan pembelian logam mulia dan perhiasan dari luar negeri.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan Kedutaan Australia Gelar Dawn Service ANZAC Day di Balikpapan
ASN Sumut Dilarang Terlibat Judol dan Pinjol, Pemprov Beri Peringatan Keras!
Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Kominfo Dorong Penyebaran Data Akurat
Puan Maharani Soroti Lonjakan Harga Energi dan Sembako, Nilai Bebani Daya Beli Masyarakat Kecil
Mentan Ungkap 4 Negara Berebut Pupuk RI, India Ajukan 500 Ribu Ton
Prabowo Terima Telepon PM Australia Albanese, RI Mulai Ekspor 250 Ribu Ton Urea ke Negeri Kanguru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Menyelamatkan Fiskal Daerah

Menyelamatkan Fiskal Daerah

Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m

OPINI