BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Akan Dongkrak Ekonomi Desa, Ancam Copot Pejabat Nakal

Dharma - Sabtu, 16 Mei 2026 17:43 WIB
Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Akan Dongkrak Ekonomi Desa, Ancam Copot Pejabat Nakal
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional 1.061 KDKMP di Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, khususnya di wilayah pedesaan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasional 1.061 KDKMP di Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurut dia, kedua program tersebut akan saling menguatkan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat desa.

Baca Juga:

"Saudara-saudara, MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita," kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo menyebut sejumlah kepala daerah dan kepala desa mulai merasakan dampak awal dari program tersebut.

Ia meyakini manfaatnya akan semakin besar ke depan seiring perluasan implementasi di lapangan.

Namun, Presiden mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan program, terutama pada skema MBG.

Ia menegaskan pemerintah tidak akan ragu menindak pihak-pihak yang menyalahgunakan kewenangan.

"Siapa pun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahgunakan kewenangan, akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan," ujar Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa program MBG memiliki dampak langsung bagi masyarakat kecil, terutama keluarga petani dan warga desa yang merasakan manfaat bantuan pangan tersebut.

"MBG begitu penting untuk bangsa kita. Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani, mereka bilang jangan dihentikan karena sangat membantu," kata dia.

Selain MBG, Prabowo menyebut KDKMP serta program Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat industrialisasi dan hilirisasi ekonomi nasional.

Menurut dia, pemerintah juga akan memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat melalui skema kredit berbunga rendah.

Ia bahkan menginstruksikan penurunan suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) hingga di bawah 10 persen.

"Dulu bunganya 24 persen, saya perintahkan turun di bawah 10 persen. Sekarang sudah 8 persen," ujar Prabowo.

Ia menilai ketimpangan akses pembiayaan antara pelaku usaha besar dan masyarakat kecil harus dihapus agar ekonomi rakyat dapat tumbuh lebih merata.

Prabowo juga menyebut akan ada gerai lembaga keuangan di dalam Koperasi Desa Merah Putih untuk memperkuat penyaluran kredit dan layanan ekonomi masyarakat desa.

"Dengan koperasi ini, tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana lagi dan akan punya kekuatan sendiri," katanya.*


(at/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PDIP Respons Pernyataan Prabowo soal Bung Karno: “Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Diklaim”
Prabowo: Banyak Elite yang Teriak NKRI, Tapi Saat Berkuasa Tak Berpihak ke Rakyat
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bobby Siap Dukung di Sumut
Prabowo: Dalam Negara, Ada Partai yang Baik dan Ada yang Tidak Baik
Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Siapa Sosok Perempuan Pejuang Hak Buruh Ini?
Prabowo: Kenapa Saya Dekat dengan Petani? Karena Saya Komandan Pasukan Tempur
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru