Dari sisi sentimen eksternal, pasar menantikan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR yang membahas KEM-PPKF RAPBN 2027.
Ini menjadi kali pertama kepala negara secara langsung menyampaikan dokumen tersebut di hadapan parlemen.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan akan mengumumkan kebijakan suku bunga.
Konsensus pasar memproyeksikan BI Rate berpotensi naik 25 basis poin menjadi 5 persen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Sejumlah data ekonomi lain juga menjadi perhatian, termasuk proyeksi pertumbuhan kredit yang diperkirakan mencapai 9,7 persen secara tahunan pada April 2026, serta defisit APBN yang tercatat Rp164,4 triliun atau 0,64 persen terhadap PDB per akhir April 2026.
Secara teknikal, analis menilai IHSG yang bergerak di bawah level 6.400 dengan volume jual meningkat membuka peluang pengujian support di kisaran 6.250–6.300.*