BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Bahlil Tegaskan Iklim Investasi Migas Harus Berkeadilan untuk Semua Pihak

Adelia Syafitri - Rabu, 20 Mei 2026 19:58 WIB
Bahlil Tegaskan Iklim Investasi Migas Harus Berkeadilan untuk Semua Pihak
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya pada Inaugurasi Indonesia Petroleum Association Convention anan Exhibition 2026, di Tangerang, Banten, Rabu (20/5). (Foto: Dok. Kementerian ESDM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANGERANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah akan menciptakan iklim investasi minyak dan gas bumi (migas) yang berkeadilan bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Hal itu disampaikan Bahlil saat membuka Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Bahlil menekankan prinsip equal treatment atau perlakuan setara dalam kebijakan hulu migas, baik untuk BUMN, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), pemerintah daerah, maupun pelaku usaha lokal.

Baca Juga:

"Saya akan sampaikan equal treatment. Bagi negara, berpihak kepada BUMN itu penting, tapi jauh lebih penting adalah memikirkan semua kepentingan negara. KKKS yang lain juga mempunyai kontribusi yang sama terhadap pembangunan bangsa dan negara," ujar Bahlil.

Ia menyebut sektor migas masih menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan swasta dinilai menjadi kunci utama.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga meminta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (migas/" target="_blank">SKK Migas) untuk mempercepat proses perizinan agar investasi tidak terhambat birokrasi.

"Kita harus bersama-sama bergandengan tangan. Kalau masih ada yang lambat, tolong disampaikan," tegasnya.

Selain itu, Bahlil juga mendorong keterlibatan pengusaha daerah dalam industri migas agar memiliki kesempatan yang sama sebagai kontraktor di wilayah masing-masing.

"Agar pengusaha daerah itu harus dikolaborasikan, jangan semua kontraktor orang Jakarta semua," ujarnya.

Ia juga menegaskan agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) segera memenuhi kewajiban penyerahan participating interest (PI) kepada daerah sesuai aturan yang berlaku, atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Bahlil memastikan tidak ada pemotongan kuota ekspor migas pada tahun berjalan, sehingga kepastian usaha tetap terjaga bagi para investor.*

(an/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Longgarkan Aturan DHE Migas, Maksimal Hanya 30 Persen
Rosan: BUMN Ekspor Dibentuk untuk Hapus Praktik Uang Gelap
Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia, Banyak Negara Minta Bantuan
Prabowo Optimistis Ekonomi RI Melejit, Indonesia Diproyeksi Jadi Kekuatan Ke-4 Dunia pada 2045
Rupiah Tertekan Gejolak Global, BI Kerek Suku Bunga Jadi 5,25 Persen
Perang dan Inflasi Tekan Dunia, BI Prediksi Ekonomi Global Melambat di 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru