Prabowo Disebut Tunjuk Pengusaha Haji Isam Tangani Karhutla, Mensesneg Bantah: Tidak Benar
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026, dan bergerak mendekati level psikologis 6.000 di tengah tekanan jual yang masih berlanjut di pasar saham domestik.
Berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat turun 1,21 persen ke level 6.020,98.
Baca Juga:Dari seluruh saham yang diperdagangkan, hanya 95 saham yang menguat, sementara 383 saham melemah dan 481 saham stagnan.
Aktivitas perdagangan di awal sesi tercatat dengan volume 825,8 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp473,4 miliar.
Kapitalisasi pasar turut menyusut menjadi sekitar Rp10.404 triliun. Sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) ikut menjadi penekan indeks.
Saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,26 persen ke Rp5.875, sementara Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 1,44 persen ke Rp4.110.
Saham Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 3,11 persen ke Rp2.490, Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2 persen ke Rp2.940, dan Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) bahkan anjlok 12,78 persen ke Rp1.980.
Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak pada rentang resistance 6.200 dan support 5.880.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (21/5), IHSG ditutup melemah 3,54 persen ke level 6.094,91.
Menurut analis, pelemahan indeks dipicu minimnya katalis positif di pasar, sementara tekanan jual datang dari sentimen global yang belum mereda.
Secara teknikal, IHSG disebut telah menutup gap di level 6.092, dan berpotensi menguji level psikologis 6.000 apabila tekanan berlanjut.
Dari sisi eksternal, pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat isu penutupan Selat Hormuz yang mendorong harga minyak mentah.
Faktor lain yang turut membebani pasar adalah rebalancing indeks FTSE dan MSCI, yang masih berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan IHSG.
Di sisi sektoral, saham perbankan diperkirakan masih berada di bawah tekanan setelah pernyataan Fitch Ratings yang menyoroti keterkaitan peringkat bank Himbara dengan sovereign rating Indonesia di level BBB/Negatif.
Baca Juga:
S&P Global Ratings juga menilai kebijakan pengendalian ekspor komoditas berpotensi menekan kinerja ekspor dan neraca pembayaran.
Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, pasar diperkirakan masih bergerak hati-hati dan cenderung volatil dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.*
(bi/ad)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah melarang pembukaan lahan dengan cara dibak
NASIONAL
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma&039rifah meminta Universitas Pertahan
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI