BREAKING NEWS
Selasa, 16 Juni 2026

Purbaya Buka Suara soal Anggaran MBG: Belum Tentu Efisiensi

Johan - Senin, 15 Juni 2026 11:47 WIB
Purbaya Buka Suara soal Anggaran MBG: Belum Tentu Efisiensi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto: Kemenkeu/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum memastikan adanya efisiensi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pemerintah masih melakukan perhitungan ulang untuk mengetahui kebutuhan anggaran yang sebenarnya.

Purbaya mengatakan, hingga saat ini dirinya belum bertemu langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, untuk membahas kebutuhan anggaran program tersebut.

Baca Juga:

Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah nantinya akan terjadi pengurangan anggaran atau hanya penyesuaian berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

"Belum tentu efisiensi, dia (Nanik) mau ketemu saja," kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen DPR RI, Senin (15/6/2026).

Menurut Purbaya, rencana pertemuan dengan Kepala BGN sempat dijadwalkan pekan lalu.

Namun agenda tersebut tertunda karena dirinya mendapat panggilan untuk menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto.

"Kemarin mau datang, tapi tidak jadi karena dipanggil Presiden," ujarnya.

Meski demikian, Purbaya memastikan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan BGN tetap akan dilakukan dalam waktu dekat.

Ia menegaskan pertemuan tersebut bertujuan untuk mencocokkan kebutuhan program dengan kemampuan anggaran negara.

Pernyataan Purbaya sekaligus menanggapi informasi sebelumnya yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi terkait kemungkinan berkurangnya kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis.

Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah menemukan potensi pengurangan kebutuhan dana setelah dilakukan evaluasi dan penataan program.

Namun ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti terjadi pemangkasan anggaran.

"Bukan pemangkasan, tetapi dari hasil perhitungan sementara kami meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran Program MBG," ujar Prasetyo beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah saat ini sedang melakukan penataan menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG agar penggunaan anggaran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Dari proses tersebut, pemerintah akan memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai jumlah dana yang benar-benar diperlukan untuk menjalankan program pemberian makanan bergizi kepada anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Pemerintah menargetkan proses evaluasi dan penataan program dapat selesai dalam waktu satu bulan.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan besaran anggaran final yang dibutuhkan untuk menjalankan program secara berkelanjutan.

Selain memperhatikan aspek anggaran, pemerintah juga berupaya memastikan program MBG berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang menjadi sasaran utama.*


(km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Suap Bupati Muara Enim, ICW: Opini Audit BPK Kerap Dijadikan “Barang Dagangan” dalam Kasus Korupsi
Sony Sonjaya Bukan Aktor Utama di Kasus Korupsi MBG? Kejagung Buka Suara
Kejagung Gandeng BPKP Audit Seluruh Pengadaan di BGN: Semua Kita Buka
Kejagung Setor Rp1,02 Triliun Hasil Pemulihan Aset Korupsi Eddy Tansil ke Kemenkeu
Kejagung Kejar Aset Kasus Korupsi MBG, Siap Terapkan Pasal TPPU
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta, Ini Agenda Pertemuannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru