Prabowo Sambut PM Modi di Istana, RI-India Perkuat Kerja Sama Strategis di Berbagai Bidang
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta Pusa
NASIONAL
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Meski berhasil naik ke level Rp17.990 per dolar AS, pergerakan mata uang Garuda diperkirakan masih dibayangi tekanan dari faktor global maupun domestik.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat lima poin atau sekitar 0,03 persen menjadi Rp17.990 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.995 per dolar AS. Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah berada di kisaran Rp17.994 per dolar AS pada waktu yang sama.
Rupiah Berpotensi Bergerak FluktuatifBaca Juga:
Ia menjelaskan, sejumlah sentimen global masih menjadi perhatian pelaku pasar, mulai dari ketegangan geopolitik di Eropa Timur hingga perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang berpengaruh terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.
Risiko Geopolitik Masih Membayangi Pasar
Selain konflik geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada kondisi keamanan di kawasan Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.
Pelaku pasar masih mencermati berbagai sinyal dari Washington dan Teheran terkait arah kebijakan keamanan kawasan tersebut setelah terjadinya perubahan kepemimpinan di Iran.
The Fed Diperkirakan Tetap Tahan Suku Bunga
Dari sisi eksternal, posisi dolar AS sempat tertekan setelah rilis data ketenagakerjaan non-farm payroll (NFP). Namun pelemahan dolar masih tertahan oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) belum akan terburu-buru memangkas suku bunga.
Sikap hati-hati The Fed dalam menjaga inflasi diperkirakan masih akan menopang penguatan dolar AS dalam beberapa waktu ke depan.
Fitch dan Defisit Neraca Dagang Jadi Sorotan
Sementara dari dalam negeri, sentimen pasar masih dipengaruhi laporan terbaru dari Fitch Ratings yang menyoroti kerentanan kondisi ekonomi makro Indonesia.
Selain itu, pelaku pasar juga mencermati data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS pada Mei 2026. Defisit tersebut sekaligus mengakhiri tren surplus perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 72 bulan berturut-turut.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang menahan penguatan rupiah meski pembukaan perdagangan hari ini menunjukkan pergerakan positif.* (mt/dh)
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta Pusa
NASIONAL
SEATTLE Persaingan Piala Dunia 2026 semakin mengerucut. Enam negara telah memastikan tiket ke babak perempat final setelah melewati laga 16
OLAHRAGA
SEATTLE Belgia memastikan langkahnya ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan saat menghadapi Amerika Serikat. The R
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada periode triwulan III 2026 meski berdasarkan sejumlah indikator e
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Setelah sehari sebe
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (7/7/2026) di zona hijau dengan menyentuh level 5.933,574. Meski
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Meski berhasil n
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI merespons kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, Ujang Bey, mengaku prihatin atas dugaan gratifikasi yang menjerat Bupati Langkat nonakti
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun mendesak Kepolisian Republik Indonesia mengusut tuntas kasus tewasnya tiga anggota Polri
NASIONAL