Prabowo Disebut Tunjuk Pengusaha Haji Isam Tangani Karhutla, Mensesneg Bantah: Tidak Benar
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi NasDem, Ujang Bey, mengaku prihatin atas dugaan gratifikasi yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin atau Ondim. Kasus tersebut dinilai mencoreng dunia pendidikan karena salah satu dugaan gratifikasi berasal dari proyek pengadaan seragam sekolah dasar (SD).
Ujang Bey menilai sektor pendidikan seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, bukan justru dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi melalui praktik korupsi.
"Saya melihatnya cukup miris dan prihatin. Pendidikan sejatinya merupakan ujung tombak peradaban dan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ujang Bey kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).Baca Juga:
Menurutnya, kepala daerah semestinya memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan sektor pendidikan. Ia menegaskan kebijakan pendidikan harus diarahkan untuk meningkatkan mutu layanan, bukan dimanfaatkan sebagai sumber proyek yang berpotensi melanggar hukum.
"Sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan, bukan justru menjadikannya sebagai ajang mencari keuntungan dari proyek-proyek pemerintah," tegasnya.
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Syah Afandin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Dalam perkara tersebut, Ondim diduga menerima gratifikasi senilai Rp3,5 miliar dari berbagai sumber.
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada Rabu (1/7/2026). Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Syah Afandin resmi ditetapkan sebagai tersangka.
KPK menduga Syah Afandin menerima suap dari pihak swasta bernama Yaqub Abdhal Al Mu'arif yang merupakan tim suksesnya pada Pilkada 2024. Setelah Syah Afandin terpilih sebagai bupati, Yaqub diduga memperoleh sejumlah proyek pemerintah di Kabupaten Langkat.
Proyek tersebut meliputi pekerjaan di Dinas Pendidikan senilai Rp9,5 miliar, termasuk pengadaan seragam sekolah dasar, serta proyek di Dinas Permukiman Kabupaten Langkat senilai Rp748 juta.
Penyidik KPK menduga Syah Afandin meminta komitmen fee sebesar 10 persen dari proyek yang dikerjakan Yaqub. Dari nilai tersebut, KPK menduga tersangka telah menerima sekitar Rp800 juta hingga April 2026. Sementara pada Juni 2026, Syah Afandin kembali meminta Rp300 juta, namun diduga hanya menerima Rp100 juta dari pihak pemberi.* (d/dh)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah melarang pembukaan lahan dengan cara dibak
NASIONAL
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma&039rifah meminta Universitas Pertahan
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI