BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

IHSG Dibuka Menguat, Berbalik Melemah ke Level 5.910, Investor Pantau Arah Pasar

Nurul - Jumat, 10 Juli 2026 09:42 WIB
IHSG Dibuka Menguat, Berbalik Melemah ke Level 5.910, Investor Pantau Arah Pasar
ilustrasi - IHSG sempat dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026), namun berbalik melemah hingga berada di level 5.910 pada perdagangan pagi. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat pada perdagangan Jumat (10/7/2026), namun berbalik melemah hingga berada di level 5.910 pada perdagangan pagi. Pergerakan indeks dipengaruhi sentimen global, nilai tukar rupiah, serta aksi jual investor asing.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.11 WIB, IHSG sempat menyentuh level pembukaan di 5.936,037 sebelum terkoreksi 2,167 poin atau 0,04 persen ke posisi 5.910,275.

Meski indeks melemah tipis, mayoritas saham justru bergerak di zona hijau. Tercatat sebanyak 316 saham menguat, 163 saham melemah, dan 208 saham bergerak stagnan.

Baca Juga:

Nilai transaksi yang tercatat pada awal perdagangan mencapai sekitar Rp1,158 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,045 miliar saham.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance di kisaran 5.950 hingga 6.050.

Namun demikian, ia mengingatkan pelaku pasar agar tetap berhati-hati selama IHSG belum mampu menembus level 6.050 karena masih berpotensi mengalami koreksi.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus Rp18.100 per dolar AS juga menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati investor.

Menurut Fanny, area support IHSG berada di kisaran 5.800 hingga 5.870, sementara resistance diperkirakan berada pada level 5.970 sampai 6.050.

Dari pasar global, indeks-indeks utama Wall Street berhasil ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Penguatan didorong oleh reli saham sektor semikonduktor serta melemahnya harga minyak di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Nasdaq Composite memimpin kenaikan dengan menguat 1,30 persen, disusul S&P 500 sebesar 0,81 persen dan Dow Jones Industrial Average naik 0,27 persen.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup naik 1,4 persen, Kospi Korea Selatan menguat 0,62 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong justru melemah 0,70 persen.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup menguat 0,67 persen. Meski demikian, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp674 miliar, dengan saham-saham seperti MAPI, BBRI, BRMS, AMMN, dan CPIN menjadi yang paling banyak dilepas.* (mt/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Rebound! Kini Tembus Rp2,65 Juta per Gram, Buyback Ikut Melonjak
Prakiraan Cuaca Aceh Jumat 10 Juli 2026: Banda Aceh Berawan, Sejumlah Wilayah Diselimuti Udara Kabur
Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 10 Juli 2026: Medan Diguyur Hujan Ringan, Sejumlah Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 10 Juli 2026: Jaksel dan Jaktim Capai 35 Derajat, Kepulauan Seribu Berawan
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Jumat 10 Juli 2026: Bekasi Capai 35 Derajat, Garut dan Cirebon Berawan
Prakiraan Cuaca DIY Jumat 10 Juli 2026: Yogyakarta Didominasi Cerah Berawan, Gunungkidul Cerah Seharian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru