BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Dorong Koperasi Kembali Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

gusWedha - Jumat, 10 Juli 2026 15:08 WIB
Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Dorong Koperasi Kembali Jadi Pilar Ekonomi Rakyat
Menkop Ferry Juliantono bersama jajaran melakukan ziarah ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama jajaran Kementerian Koperasi, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melakukan ziarah ke makam Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan menjelang puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

Ziarah ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Bung Hatta dalam membangun fondasi gerakan koperasi nasional.

Baca Juga:

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegaskan kembali komitmen menjadikan koperasi sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan ekonomi rakyat.

Dalam kegiatan itu, Ferry didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, jajaran pejabat Kementerian Koperasi, Direksi LPDB Koperasi, serta pengurus Dekopin.

Usai ziarah, Ferry mengatakan nilai-nilai perjuangan Bung Hatta harus terus diteruskan dalam upaya membangun koperasi yang lebih modern, produktif, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

"Kehadiran kami di makam Bung Hatta dan Ibu Rahmi Hatta merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa cita-cita beliau untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat harus terus kita lanjutkan," ujar Ferry.

Menurut Ferry, Bung Hatta tidak hanya dikenal sebagai salah satu Proklamator Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam membangun gerakan koperasi nasional.

Ia juga menyebut Bung Hatta memiliki kontribusi penting dalam penyusunan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33 yang menjadi dasar sistem perekonomian nasional dengan prinsip usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

"Beliau ikut merumuskan Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Karena itu, kita wajib menghormati sekaligus meneruskan perjuangan beliau," katanya.

Ferry menilai semangat kesederhanaan, integritas, dan keberpihakan Bung Hatta terhadap masyarakat melalui koperasi masih relevan hingga saat ini.

Ferry mengatakan puncak peringatan Harkopnas ke-79 akan digelar pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.

Acara tersebut dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto bersama sekitar 20 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, peringatan Harkopnas tahun ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi awal penguatan gerakan koperasi nasional yang lebih besar, inklusif, dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan.

"Peringatan Harkopnas tahun ini menjadi titik awal lahirnya gerakan koperasi baru yang lebih masif dan mampu menjawab tantangan zaman," ujar Ferry.

Rangkaian kegiatan Harkopnas juga akan melibatkan masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti Fun Run, bazar koperasi, dan Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, pada 19 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai koperasi dari sejumlah daerah akan menampilkan produk unggulan mereka untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan minat masyarakat terhadap produk koperasi.

Selain itu, pada 26 Juli 2026, Kementerian Koperasi bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memulai renovasi Gedung Kongres Koperasi, lokasi bersejarah pelaksanaan Kongres Koperasi pertama Indonesia.

Gedung tersebut nantinya akan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat aktivitas gerakan koperasi nasional.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap para penggerak koperasi, Kementerian Koperasi juga akan menggelar Koperasi Award 2026 pada 29 Juli 2026 di Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang dinilai memiliki kontribusi dalam memperkuat ekosistem koperasi Indonesia.

Ferry menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mengembalikan peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan pelaksanaan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut Ferry, koperasi harus kembali mengambil peran dalam sektor produksi, distribusi, industri, hingga pembiayaan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Gerakan koperasi bukan hanya menjadi pelengkap pembangunan, tetapi harus tampil sebagai lokomotif ekonomi rakyat. Karena itu, koperasi harus kembali kuat di sektor produksi, distribusi, industri, maupun perkreditan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Ferry.

Ia berharap kebangkitan koperasi dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh Indonesia.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dr. Budi Suryanto Dorong Sistem "Satu Tanah, Satu Surat, Satu Kepemilikan" untuk Akhiri Sengketa Agraria
Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Primadona
Pemerintah Resmikan B50, Bahlil: Langkah Besar Menuju Kemandirian Energi
Prabowo Bertemu Tiga Eks PM Thailand, Ini yang Dibahas
Jalur Lembah Anai Ditargetkan Dibuka Penuh Akhir Juli 2026, Pemulihan Konektivitas Sumatera Barat Hampir Rampung
Bobby Nasution Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional, DPR RI Siap Dukung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru