Kapolri Ungkap Ada Upaya Ganggu Sinergi TNI-Polri, Minta Jajaran Tetap Solid
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Ia menyebut
NASIONAL
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah anggapan bahwa pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu oleh pidato Presiden Prabowo Subianto. Otoritas bursa menegaskan pergerakan pasar saat ini lebih banyak dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik internasional.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan hubungan antara dinamika politik dan keputusan investasi di pasar modal saat ini sudah jauh lebih kecil dibandingkan beberapa dekade lalu. Menurutnya, kondisi tersebut juga terjadi di negara-negara dengan pasar modal yang telah berkembang.
"Kalau kami melihat dari waktu ke waktu, korelasi antara politik dengan keputusan investasi itu semakin berkurang. Hubungan antara kegiatan politik dengan investasi di pasar modal sudah tidak terlalu tinggi," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (13/7/2026).Baca Juga:
Jeffrey menilai tidak tepat apabila pelemahan IHSG hanya dikaitkan dengan satu peristiwa tertentu, termasuk pidato Presiden. Menurutnya, setiap keputusan investasi selalu mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi secara menyeluruh.
Ia menegaskan pergerakan pasar saham dipengaruhi banyak faktor yang saling berkaitan, sehingga tidak bisa disimpulkan hanya berdasarkan satu atau dua isu yang berkembang.
Menurut Jeffrey, meningkatnya ketidakpastian ekonomi global menjadi faktor dominan yang memicu volatilitas pasar. Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat, perang Rusia-Ukraina, hingga eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi sentimen yang terus membayangi pasar keuangan dunia.
Selain itu, berbagai kebijakan yang dikeluarkan Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) juga menjadi perhatian investor karena berpengaruh terhadap arah investasi global.
Jeffrey menambahkan, ketidakpastian tersebut turut memengaruhi harga energi, khususnya minyak dunia, sehingga meningkatkan risiko bagi aktivitas ekonomi dan dunia usaha.
"Ketidakpastian yang tinggi atas aktivitas ekonomi menjadi penyebab utama. Kemudian eskalasi perang di Timur Tengah, perang Rusia-Ukraina, serta berbagai kebijakan pemerintah dan Bank Sentral Amerika Serikat menjadi dinamika yang berdampak lebih langsung terhadap pergerakan pasar," katanya.
BEI pun mengimbau pelaku pasar agar tetap mengedepankan analisis fundamental dalam mengambil keputusan investasi dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang berkembang di ruang publik.* (in/dh)
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Ia menyebut
NASIONAL
BATU BARA Memasuki tahun ajaran baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menghadirkan langkah yang dinilai mampu mempererat sinergi ant
PENDIDIKAN
LHOKSEUMAWE Pemerintah Aceh menyambut baik rencana investasi pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tidak ada lagi pengamanan melekat dari personel TNI terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tinda
NASIONAL
JAKARTA Pemain keturunan IndonesiaAustralia, Mitchell Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan su
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menilai pelimpaha
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir mendorong penguatan peran ayah dalam mendukung pendidikan anak melalui Gerakan Ayah M
PENDIDIKAN
ACEH TAMIANG Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Pemerintah Kabu
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan dukungan dan semangat kepada dua putraputri terbaik Sumatera Utar
PENDIDIKAN