BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Investor Cermati Sentimen Global dan Geopolitik

Nurul - Rabu, 08 Juli 2026 10:28 WIB
IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Investor Cermati Sentimen Global dan Geopolitik
ilustrasi - IHSG Bursa Efek Indonesia bergerak melemah pada perdagangan Rabu pagi (8/7/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah pada perdagangan Rabu pagi (8/7/2026). Pelemahan IHSG mengikuti tekanan yang terjadi di sejumlah bursa saham kawasan Asia dan pasar global.

IHSG dibuka turun 2,32 poin atau 0,04 persen ke level 5.984,18. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga bergerak melemah 0,48 poin atau 0,08 persen ke posisi 594,44.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebut investor tengah mencermati sejumlah sentimen yang dapat memengaruhi pergerakan pasar, termasuk masuknya Indonesia dalam daftar pantauan klasifikasi pasar S&P Dow Jones Indices 2027.

Baca Juga:

Kondisi tersebut dinilai dapat membuat investor asing lebih berhati-hati apabila tidak diikuti dengan peningkatan aksesibilitas pasar Indonesia.

"Dengan masuknya Indonesia ke dalam watchlist klasifikasi pasar S&P Dow Jones Indices 2027, investor akan mencermati perkembangan aksesibilitas pasar ke depan," ujar Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya.

Dari sisi global, tekanan pasar dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari pelemahan bursa Wall Street Amerika Serikat, kenaikan harga minyak mentah, hingga meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Situasi geopolitik kembali menjadi perhatian setelah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak Brent tercatat naik sekitar 3 persen menjadi 74,16 dolar AS per barel, sedangkan minyak WTI menguat hampir 3 persen ke level 70,44 dolar AS per barel.

Kenaikan harga minyak dan ketidakpastian global membuat pelaku pasar cenderung mengambil sikap hati-hati atau risk-off dalam melakukan investasi.

Meski demikian, kondisi fundamental ekonomi domestik masih menjadi faktor penahan tekanan terhadap IHSG. Salah satu sentimen positif datang dari sektor perbankan dengan pertumbuhan kredit yang mencapai 11,51 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,47 persen yoy.

Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan masih berpeluang bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan berhati-hati hingga pasar mendapatkan arah yang lebih jelas.* (an/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Update Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp61.900/Kg, Telur Ayam Rp29.050/Kg
Cuaca Aceh Hari Ini: Mayoritas Cerah Berawan, Gayo Lues Berpotensi Hujan Ringan
Cuaca Jakarta Hari Ini: Seluruh Wilayah Diprakirakan Cerah, Suhu Maksimal 33 Derajat Celsius
Cuaca Jawa Barat Hari Ini: Mayoritas Wilayah Cerah, Sejumlah Daerah Berawan
Cuaca DIY Hari Ini: Seluruh Wilayah Diprakirakan Cerah, Suhu Capai 30 Derajat Celsius
Cuaca Bali Hari Ini: Hampir Seluruh Wilayah Cerah, Bangli Berawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru