Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam batas aman.
Pemerintah mencatat defisit sebesar 2,81 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp670,34 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-25 mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025, Selasa (14/7/2026).
Baca Juga:
Menurut Purbaya, pemerintah menjalankan strategi pembiayaan yang prudent atau hati-hati untuk menjaga stabilitas fiskal.
Kebijakan itu didukung kondisi pasar keuangan yang membaik sepanjang 2025.
"Defisit APBN 2025 terkendali dalam batas aman sebesar 2,81 persen terhadap PDB atau sebesar Rp670,34 triliun," ungkap Purbaya.
Sepanjang 2025, realisasi pembiayaan neto tercatat mencapai Rp742,73 triliun, atau sekitar 20,54 persen lebih tinggi dibandingkan target yang telah ditetapkan dalam APBN 2025.
Selain mengelola pembiayaan negara, pemerintah juga menggulirkan berbagai stimulus ekonomi secara bertahap di setiap kuartal selama 2025.
Total nilai stimulus yang dikucurkan mencapai Rp110,7 triliun.
Stimulus tersebut difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan konsumsi dalam negeri, sekaligus memperkuat sektor riil.
Program yang mendapat dukungan antara lain mencakup bantuan bagi UMKM, sektor padat karya, sektor perumahan, program magang, diskon tiket transportasi selama masa liburan, hingga pemberdayaan generasi muda.
"Stimulus ini diarahkan untuk menjaga daya beli, mendorong konsumsi domestik, serta memperkuat sektor riil melalui dukungan bagi UMKM, sektor padat karya, perumahan, program magang, hingga diskon tiket pada masa liburan, serta pemberdayaan generasi muda dengan total stimulus mencapai Rp110,7 triliun," papar Purbaya.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.