BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.071 per Dolar AS, Ini Faktor yang Mempengaruhi

Dharma - Kamis, 16 Juli 2026 10:02 WIB
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.071 per Dolar AS, Ini Faktor yang Mempengaruhi
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah pada awal perdagangan Kamis (16/7/2026).

Mata uang Garuda dibuka berada di level Rp18.071 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring pasar masih mencermati ketidakpastian global, terutama situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data Doo Financial Futures, pada pukul 09.05 WIB rupiah tercatat melemah tipis 0,02 persen ke posisi Rp18.071 per dolar AS.

Baca Juga:

Tekanan terhadap rupiah juga terjadi pada sejumlah mata uang Asia lainnya.

Won Korea Selatan menjadi mata uang yang mengalami pelemahan terbesar dengan turun 0,19 persen terhadap dolar AS.

Selain won, beberapa mata uang Asia yang turut terkoreksi antara lain baht Thailand melemah 0,09 persen, rupee India turun 0,07 persen, yuan China melemah 0,05 persen, serta dolar Singapura turun 0,04 persen.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia masih mampu menguat terhadap dolar AS.

Dolar Taiwan tercatat naik 0,23 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,13 persen, peso Filipina naik 0,07 persen, dan yen Jepang menguat 0,03 persen.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih memiliki peluang untuk kembali menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

Menurut Lukman, pelemahan dolar AS setelah rilis data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat yang berada di bawah perkiraan pasar menjadi salah satu faktor yang memberikan ruang bagi rupiah untuk bergerak positif.

"Pasar melihat tekanan inflasi di AS mulai mereda sehingga ekspektasi terhadap kebijakan moneter Federal Reserve ikut berubah," ujar Lukman.

Namun, penguatan rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu besar.

Hal itu karena pasar masih dibayangi oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang dapat meningkatkan sentimen kehati-hatian investor.

Selain data ekonomi Amerika Serikat, pelaku pasar juga tengah mencermati pernyataan para pejabat Federal Reserve mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan.

Lukman menjelaskan, terdapat perbedaan pandangan di internal The Fed.

Gubernur The Fed Lisa Cook memberikan sinyal yang cenderung hawkish dengan mendukung kebijakan suku bunga tetap berada pada level tinggi.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams menyampaikan pandangan yang lebih dovish dengan menilai inflasi Amerika Serikat mulai menunjukkan tren penurunan.

"Perbedaan pandangan tersebut membuat pelaku pasar masih berhati-hati dalam memperkirakan arah kebijakan moneter The Fed ke depan," kata Lukman.

Dari dalam negeri, Lukman menilai belum terdapat agenda ekonomi besar yang berpotensi memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini.

Meski demikian, keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan domestik.

"Tidak ada data penting dari domestik, walau penetapan peringkat kredit oleh S&P masih mendukung untuk saat ini," ujar Lukman.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen global dan domestik, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan Kamis.

Pergerakan rupiah ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi Amerika Serikat, kebijakan Federal Reserve, serta kondisi geopolitik global yang masih menjadi perhatian investor.* (bi/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Baru
Pelaku UMKM Wajib Tahu! KUR Mandiri 2026 Beri Pinjaman Rp100 Juta dengan Cicilan Ringan
APINDO Sebut ION Bisa Jadi Penggerak Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Digital Indonesia
Hadiri Munaslub APPSI 2026, Gubernur Aceh Mualem Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis Nasional
Rano Karno Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Ajak Jurnalis Kirim Karya Terbaik hingga 31 Juli
3 Menteri Turun Langsung ke Tanah Gayo, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru