Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Kanwil Sumut) kembali memperluas penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.
Selain melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Rumah Pangan Kita (RPK), dan pedagang pasar, kini beras SPHP juga dijual langsung di depan kantor dan gudang Bulog di seluruh Sumatera Utara.
Langkah ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh beras dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Baca Juga:
Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi, mengatakan penjualan langsung tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap beras SPHP.
"Kita jual di depan Kantor dan Gudang Bulog. Kami juga tetap lakukan penjualan melalui RPK dan pedagang di pasar," kata Budi.
Beras SPHP merupakan beras medium milik pemerintah yang dipasarkan dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp13.100 per kilogram.
Menurut Budi, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
"Ini merupakan upaya Bulog dalam menjangkau lebih luas dan memudahkan masyarakat mendapatkan beras murah, tidak hanya di warung warung RPK dan pasar pasar, namun juga bisa di depan kantor dan gudang Bulog," tambah Budi.
Selain memperluas distribusi beras SPHP, Bulog Sumut juga terus menambah pasokan beras premium ke sejumlah jaringan ritel modern.
Budi menyebutkan, beras SPHP kini telah tersedia di gerai Alfamart dan Indomaret.
Sementara itu, pengisian kembali stok beras premium di sejumlah supermarket ditargetkan selesai dalam pekan ini.
"Untuk Alfamart dan Indonaret sudah juga tersedia beras SPHP, kalau untuk beras premium juga paling lambat minggu ini sedang upayakan kembali di isi seperti di toko swalayan Maju Bersama, Berastagi dan supermarket Irian dengan harga maksimal Rp15.400/kg sesuai ketentuan Pemerintah," imbuh Budi.
Bulog Sumut juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Menurut Budi, stok beras di gudang Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
Ia juga menyampaikan bahwa produksi padi di Sumatera Utara diperkirakan kembali meningkat karena panen raya akan berlangsung pada pertengahan Agustus mendatang.
"Di pertengahan Agustus ini Sumut akan kembali panen raya padi, jadi stok beras aman baik di gudang Bulog maupun dari pasokan panen hasil petani," tutup Budi.
Dengan langkah ini, Bulog berharap distribusi beras SPHP semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga beras di Sumatera Utara.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.