BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

Hashim Khawatir Rusun MBR Manggarai Diborong Pakai Nama Sopir dan Office Boy

Johan - Minggu, 23 Agustus 2026 12:20 WIB
Hashim Khawatir Rusun MBR Manggarai Diborong Pakai Nama Sopir dan Office Boy
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo. (foto:Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengkhawatirkan adanya praktik pembelian rumah susun (rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Manggarai, Jakarta Selatan, menggunakan nama orang lain atau nominee.

Kekhawatiran itu muncul karena hunian yang dibangun PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tersebut berada di lokasi strategis dan memiliki kualitas bangunan yang dinilai baik.

Kondisi itu berpotensi meningkatkan nilai tanah dan hunian sehingga menarik pihak tertentu untuk membeli unit dalam jumlah banyak.

Baca Juga:

"Lokasi dan mutu bagus nanti nilai tanah dan apartemen akan meningkat tajam. Nah orang-orang kan tidak bodoh," ujar Hashim dalam acara groundbreaking Hunian Manggarai, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Hashim meminta potensi praktik tersebut diantisipasi sejak awal.

Menurut dia, rusun yang diperuntukkan bagi MBR harus benar-benar dihuni dan dimiliki masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Hashim mencontohkan kemungkinan seseorang membeli banyak unit rusun, tetapi kepemilikannya menggunakan nama orang lain.

Cara tersebut, kata dia, dapat dilakukan dengan menitipkan kepemilikan unit kepada pekerja seperti sopir atau office boy.

"Dari 3.000 nanti orang tertentu beli 300, Bapak 500, nanti titip siapa, titip sopirnya ya atas nama sopirnya, atas nama office boy-nya, atas nama..." kata Hashim.

Menurut Hashim, praktik semacam itu berisiko membuat hunian yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah justru dikuasai oleh segelintir orang.

Karena itu, dia meminta pengawasan dilakukan secara ketat sejak proses pembelian hingga pengelolaan hunian.

"Jadi, itu kita harus adil, satu pelanggan, satu peminat, satu tempat hunian," ujar dia.

Hashim menilai pengawasan penting karena proyek Hunian Manggarai memiliki daya tarik tinggi.

Selain berada di lokasi strategis, kawasan tersebut terhubung dengan berbagai moda transportasi publik di Jakarta.

Hunian Manggarai dibangun KAI di atas lahan sekitar 2,2 hektare.

Proyek tersebut terdiri atas delapan tower dengan ketinggian 24 lantai dan menyediakan total 3.784 unit hunian.

Unit yang dibangun memiliki beberapa pilihan tipe, yakni studio seluas 28 meter persegi, tipe 36, tipe 45, dan tipe 52.

Selain hunian, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan 150 unit ritel pendukung.

Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan sejak groundbreaking pada Jumat, 21 Agustus 2026.


Lokasi yang berada di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi salah satu keunggulan proyek.

Kawasan tersebut memiliki akses ke berbagai moda transportasi publik sehingga memudahkan mobilitas penghuni.

Hashim mengatakan kualitas pembangunan yang baik harus diikuti dengan tata kelola yang baik.

Dengan begitu, manfaat hunian tetap dirasakan masyarakat yang menjadi sasaran program.

Dia juga meminta pengelolaan hunian setelah pembangunan menjadi perhatian.

Menurut dia, perlu dibentuk badan atau entitas pengelola serta asosiasi penghuni untuk memastikan kawasan tersebut dapat dikelola dengan baik.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Seminggu Usai Gempa NTT: 87 Orang Meninggal, Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi dan 53.971 Rumah Rusak
Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi
Rumah Rusak akibat Gempa NTT Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
BWS Sumatera I Perkuat Tepian Sungai Aih Bobo Gayo Lues, Cegah Erosi dan Banjir Bandang
"Lima Hari Kedinginan, Malam Ini Baru Dapat Selimut," Cerita Pengungsi Nagekeo Jelang Kunjungan Prabowo
Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru