Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Sejumlah kementerian dan lembaga negara mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2027. Tambahan dana tersebut diajukan karena pagu yang tersedia dinilai belum mencukupi kebutuhan program serta pelaksanaan tugas masing-masing lembaga.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu kementerian yang mengajukan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai Rp157,76 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memperoleh alokasi anggaran terbesar, yaitu Rp189 triliun untuk 2027. Angka tersebut meningkat sekitar Rp50 triliun dibandingkan pagu indikatif sebelumnya sebesar Rp139 triliun.
Baca Juga:
Kejaksaan Agung (Kejagung) juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp22,1 triliun. Selain itu, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turut mengajukan tambahan anggaran.
Kemendikdasmen mengusulkan tambahan Rp157,76 triliun untuk mendukung berbagai program prioritas nasional dan kementerian.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan tambahan anggaran tersebut antara lain akan digunakan untuk memperluas program revitalisasi 100.000 satuan pendidikan.
" Kemendikdasmen secara resmi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun untuk dukungan berbagai program prioritas nasional dan kementerian," kata Mu'ti di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Dana tambahan itu juga direncanakan untuk meningkatkan satuan biaya Program Indonesia Pintar (PIP) bagi jenjang SD dan SMP. Selain itu, anggaran akan digunakan untuk penyediaan sarana dan peralatan pendidikan, bantuan beasiswa, serta pembiayaan pendidikan bagi murid.
Kemendikdasmen juga mengusulkan keberlanjutan bantuan biaya pendidikan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi hingga jenjang S1 atau D4.
Kementerian tersebut turut mengusulkan anggaran untuk menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 mengenai penyelenggaraan pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Berdasarkan paparan Kemendikdasmen, kebutuhan anggaran untuk memenuhi putusan tersebut mencapai Rp306,51 triliun.
Di sektor pertahanan, Kemenhan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp189 triliun untuk 2027. Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyebut terdapat kenaikan sekitar Rp50 triliun dari pagu indikatif sebelumnya.
"Intinya APBN untuk 2027 Kemhan anggarannya Rp189 triliun. Jadi ada tambahan sekitar Rp50 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp139 triliun," ujar Utut setelah rapat kerja tertutup Komisi I DPR dengan Kemenhan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.