Meski Wilayahnya Lebih Kecil dari Rusia, Intensitas Emisi Karhutla RI Justru 7 Kali Lebih Parah
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik yang menyebut Kabinet Merah Putih terlalu gemuk dan tidak efisien. Prabowo menjelaskan besarnya koalisi pemerintahan yang dipimpinnya menjadi salah satu alasan banyaknya unsur politik yang harus diakomodasi dalam pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Prabowo mengatakan pemerintahannya merupakan koalisi besar yang melibatkan tujuh dari delapan partai politik yang memiliki kursi di parlemen.Baca Juga:
"Pemerintah koalisi yang saya pimpin, termasuk besar. 7 partai dari 8 partai di parlemen. Dan kabinet yang saya susun pernah dikatakan kabinet gemuk, tidak efisien," ujar Prabowo.
Prabowo kemudian membandingkan jumlah anggota kabinet Indonesia dengan Timor Leste. Menurutnya, Timor Leste hanya memiliki sekitar 1 juta penduduk, tetapi memiliki 28 menteri dalam kabinetnya.
"Padahal ada negara Timor Leste yang jumlah penduduknya hanya 1 juta, lebih kecil dari banyak provinsi di Indonesia. Lebih kecil dari banyak kabupaten di Indonesia. Mungkin Kabupaten Bogor jauh lebih besar dari Timor Leste," kata Prabowo.
Dia kemudian menyinggung jumlah penduduk Banyuwangi yang menurutnya sekitar 1,1 juta jiwa. Angka tersebut disebut tidak jauh berbeda dengan jumlah penduduk Timor Leste.
"Banyuwangi berapa jumlah penduduk Banyuwangi? Mereka hanya 1,1 juta, kabinetnya 28. Kabinetnya Timor Leste 28," sambungnya.
Prabowo juga menjelaskan pentingnya menghimpun berbagai kekuatan politik dalam pemerintahannya. Menurut dia, sistem demokrasi membuat dirinya perlu membangun koalisi dengan sejumlah partai politik untuk menjalankan pemerintahan.
Dia menilai Indonesia merupakan negara dengan wilayah dan jumlah penduduk yang sangat besar sehingga membutuhkan kerja sama berbagai kekuatan politik.
"Negara kita besar. Kita sebesar Eropa. Di Eropa itu lebih dari 27 negara. Lebih. 27 negara itu yang masuk NATO atau Uni Eropa, nanti ada lagi yang tidak masuk. Mungkin totalnya 35 juga. Kita satu negara. Kita besar sekali. Dan karena demokrasi, saya harus berkoalisi," imbuh Prabowo.
Sebagai informasi, Kabinet Merah Putih yang dibentuk Prabowo beranggotakan 109 menteri, wakil menteri, dan kepala badan ketika dilantik pada Oktober 2024.
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyelesaikan 16 rancangan undangundang (RUU) untuk disahkan menjadi undangundang sepanjang tahun sidang 20252026. Capai
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki diri. Menu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang Rp1,5 miliar yang disita dalam pengusutan kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar, membantah anggotanya terlibat dalam aksi kekerasan yan
PERISTIWA
KARO Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meminta masyarakat di zona bahaya Gunung Sinabung tetap tenang menyusul peningkatan status
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti dugaan delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut untuk bergabung dengan ang
POLITIK
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah pemaknaan indikator peneta
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis terhadap rupiah pada perdagangan Selasa (1/9/2026) pagi. Dolar AS berada di l
EKONOMI