BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Batam Menuju “Dubai Kecil” Indonesia? Investasi Teknologi dan Posisi Strategis Jadi Modal

gusWedha - Rabu, 30 September 2026 15:21 WIB
Batam Menuju “Dubai Kecil” Indonesia? Investasi Teknologi dan Posisi Strategis Jadi Modal
Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Operasionalnya ditargetkan berlangsung secara bertahap mulai kuartal pertama 2027 hingga 2028.

Bagi Didik, masuknya investor teknologi berskala global dapat memberikan efek berantai terhadap ekosistem investasi di Batam.

"Dengan satu investor besar dan signifikan seperti ini, maka investasi Batam bisa baik 2-3 kali lipat," ujarnya.

Ia menggambarkan investor besar sebagai pemicu yang dapat menarik perusahaan lain ke dalam rantai pasok dan ekosistem bisnisnya.

"Kuncinya adalah kebijakan investasi, jika kepala naga sudah masuk dan percaya, maka badan dan ekornya akan segera ikut masuk ke dalam," kata Didik.

Perkembangan Batam juga menunjukkan bahwa strategi pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pengolahan sumber daya alam.

Menurut Didik, kebijakan hilirisasi perlu berjalan berdampingan dengan strategi menarik investasi teknologi tinggi.

"Selain gempita dengan kebijakan mengolah sumberdaya alam, kita perlu kebijakan investasi menarik teknologi tinggi seperti Nvidia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Jika investasi teknologi berkembang, Batam berpotensi tidak lagi hanya dikenal sebagai kawasan industri dan manufaktur.

Batam juga dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi digital regional.

Namun, peluang tersebut membutuhkan prasyarat penting, yakni kepastian hukum.

Besarnya peluang investasi tidak otomatis menjamin investor akan bertahan atau menambah modal.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bebas Biaya Cukup Bawa KTP & Buku KIA, Pemko Binjai Sediakan USG Gratis Ibu Hamil di 8 Puskesmas
Aceh Besar Jadi Fokus Penanganan Kawasan Rawan Tanaman Terlarang, Polda Aceh dan BNN Perkuat Sinergi
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta per Bulan
Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 Hasilkan 10 Resolusi dan 10 Rekomendasi Kebijakan
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Faktor Pemicunya
Misi Dagang Jatim-Sumut di Medan Tembus Rp2,5 Triliun, Bobby Nasution Dorong UMKM Naik Kelas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru