Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Pada akhirnya, dunia usaha membutuhkan satu hal yang sangat mendasar: policy certainty dan execution certainty. Pergantian pejabat tidak seharusnya menghentikan momentum," ucap Shinta.
Presiden Prabowo Subianto melakukan sejumlah perubahan dalam susunan kabinet pada 2026.
Dalam konteks dunia usaha, Shinta berharap perubahan pejabat tidak mengganggu program ekonomi yang sudah berjalan.
"Yang kami harapkan justru kesinambungan program yang baik, percepatan penyelesaian berbagai bottleneck, serta koordinasi pemerintah yang semakin efektif dalam mendukung investasi, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja," pungkasnya.
Pemerintah sendiri menyatakan akan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penguatan investasi dan produktivitas untuk menghadapi 2027.
Pemerintah mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen pada semester I 2026.
Dengan kondisi tersebut, arah kebijakan pemerintah, kepastian regulasi, daya beli, investasi, serta kemampuan industri menghadapi tekanan global akan menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan dunia usaha dalam memasuki 2027.* (cb/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.