Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pemantauan harga juga akan dilanjutkan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada Desember mendatang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan harga dan menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan.
Direktur Utama PD AIJ Sumut, Swangro Lumbanbatu, mengatakan intervensi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak untuk mengendalikan inflasi. Cabai merah dan daging ayam termasuk komoditas yang turut memberikan andil terhadap inflasi.
Menurut Swangro, cabai merah yang disalurkan dalam kegiatan tersebut dipasok langsung dari kelompok petani di daerah dengan jumlah hampir mencapai satu ton.
"Di samping monitoring yang dilakukan secara terus-menerus, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan untuk menjaga daya beli masyarakat lewat kolaborasi aktif dengan pihak-pihak terkait seperti Disperindag ESDM dan Bank Indonesia," ujarnya.
Penurunan harga tersebut disambut positif oleh para pedagang. Rahmiyati, pedagang cabai merah yang telah berjualan selama 35 tahun di Pasar Sukaramai, berharap harga tetap stabil sehingga petani, pedagang, dan konsumen sama-sama mendapatkan manfaat.
"Kami berharap harga ini tetap stabil sehingga semuanya mampu membeli. Petani tidak rugi dan pedagang seperti kami enak menjualnya, masyarakat pun tetap bisa membeli," kata Rahmiyati.
Ia juga mengapresiasi langkah TPID Sumut yang melakukan intervensi untuk menjaga harga pangan agar tetap terjangkau.
Harapan serupa disampaikan Siti Khadijah, pedagang ayam potong di Pasar Sukaramai. Ia berharap harga ayam Rp35.000 per kg dapat dipertahankan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
"Mudah-mudahan jangan sifatnya sementara, kalau sudah mahal pembeli nggak ada. Kalau Rp35 ribu/kg ini sudah standar, tolong jangan sifatnya ini sementara," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama TPID menyatakan akan terus memantau ketersediaan pasokan dan perkembangan harga bahan pokok. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan secara berkelanjutan sekaligus membantu mengendalikan inflasi di Sumatera Utara.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.