BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

Gaji ASN Bakal Disalurkan Lewat Kopdes? Politikus PDIP: Akal-akalan

Dharma - Minggu, 18 Oktober 2026 11:49 WIB
Gaji ASN Bakal Disalurkan Lewat Kopdes? Politikus PDIP: Akal-akalan
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus. (foto: Dok. DPR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, meminta pemerintah membatalkan wacana penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Ia menilai kebijakan tersebut tidak memberikan nilai tambah dan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru bagi pegawai maupun pengelola koperasi.

Deddy mengatakan, mekanisme pembayaran gaji ASN melalui Kopdes berisiko menambah beban masyarakat.

Baca Juga:

Menurut dia, penyaluran gaji yang selama ini dilakukan melalui bank pelat merah atau Bank Pembangunan Daerah (BPD) sudah memudahkan pegawai mengakses penghasilannya.

"Oleh karena itu, saya berharap agar pemerintah membatalkan usulan penyaluran gaji ASN melalui Kopdes karena tidak menghasilkan nilai tambah. Yang akan terjadi justru potensi kekacauan yang akan jadi beban banyak orang," kata Deddy kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

Deddy juga menduga wacana tersebut dapat mendorong ASN berbelanja di Kopdes ketika mengambil gaji.

Ia mempertanyakan manfaat kebijakan itu apabila justru membatasi keleluasaan pegawai dalam menggunakan uang mereka.

"Usulan penyaluran gaji ASN melalui Kopdes ini adalah akal-akalan agar para pegawai berbelanja di Kopdes ketika mengambil gaji," ujarnya.

Menurut Deddy, penyaluran gaji melalui Kopdes berpotensi membuat ASN mengeluarkan biaya dan waktu tambahan.

Selama ini, pegawai dapat mengambil uang melalui ATM atau menggunakan layanan perbankan sesuai kebutuhan.

"Gaji yang tadinya bisa diambil di mana saja melalui ATM, sekarang (ASN) harus mengeluarkan biaya dan waktu tambahan untuk mengambil ke Kopdes," tegasnya.

Selain persoalan akses, Deddy menyoroti risiko tata kelola keuangan jika rekening pembayaran gaji ASN bercampur dengan rekening usaha koperasi.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Politikus PDIP Prediksi Kopdes Merah Putih Berpotensi Gagal Lebih dari 90 Persen: Jadi Beban Negara Bertahun-tahun
Elektabilitas Prabowo Disebut Terus Menurun, Pengamat Ungkap Lima Faktor Penyebab
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, YLBHI Sebut Pemerintahan Makin Jeblok dan Mengkhawatirkan
IHSG Anjlok Terparah Sejak Krisis 1998? Ini Pemicu dan Dampaknya
Harga Ayam di Pasar Rp40 Ribu, Peternak Hanya Terima Rp19 Ribu? Mentan Amran Soroti Dugaan Permainan Harga
INALUM Serahkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Bencana Angin Puting Beliung di Kabupaten Toba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru