Anies Sebut Jusuf Kalla Punya “Sidik Jari” Perdamaian di Ambon, Poso, dan Aceh
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke84 Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Video lawas Gus Miftah yang diduga melecehkan seniman senior Yati Pesek kembali viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun X @addtaufiq pada Kamis (5/12/2024). Dalam video tersebut, Gus Miftah melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan Yati Pesek, termasuk menggunakan kata-kata bernada seksis dan tidak pantas.
Rekaman itu awalnya diunggah melalui kanal YouTube Miftah Maulana pada 5 Maret 2022. Kini, video tersebut memicu perdebatan publik tentang kredibilitas Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Dalam video yang menjadi sorotan, Gus Miftah terdengar menggunakan kalimat bernada merendahkan, seperti: “Kulo niki bersyukur Bude Yati elek. Nek ayu dadi lonte, to?” (Saya bersyukur Bude Yati jelek. Kalau cantik jadi pelacur kan?).
Yati Pesek, yang berada di atas panggung bersamanya, terlihat menunjukkan ekspresi tidak nyaman atas pernyataan tersebut. Dia sempat merespons, “Saiki sampeyan arepa enom dadi guruku lho”, (Sekarang kamu meskipun muda jadi guruku lho), tetapi tanggapan itu tidak menghentikan Gus Miftah melanjutkan candaan bernada ofensif.
Video ini memicu gelombang kritik dari warganet yang menilai tindakan Gus Miftah tidak pantas untuk seseorang dengan posisi publik seperti dirinya.
“Seorang tokoh agama kok mulutnya seperti ini? Bagaimana ini bisa dianggap pantas untuk posisi Utusan Khusus Presiden?” tulis salah satu pengguna X di kolom komentar.
Sejumlah pihak juga mempertanyakan bagaimana seorang publik figur seperti Gus Miftah dapat melontarkan kata-kata yang dinilai seksis dan misoginis terhadap seniman senior yang dihormati seperti Yati Pesek.
Sebelum video ini kembali mencuat, Gus Miftah juga menuai kontroversi akibat komentarnya yang dianggap menghina penjual es teh. Kritik ini menambah panjang daftar perdebatan publik terkait ucapan-ucapan Gus Miftah di berbagai kesempatan.
Hingga berita ini ditulis, Gus Miftah belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait viralnya video tersebut.
Publik mendesak agar tokoh masyarakat dan pemuka agama lebih berhati-hati dalam ucapan maupun tindakan, terutama saat berada di ruang publik. Selain itu, video ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga penghormatan antarindividu, terlebih terhadap seniman yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia seni budaya tanah air.
(N/014)
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke84 Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan prihatin atas masih ditemukannya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh sejumlah p
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan men
EKONOMI
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Presiden perta
POLITIK
BANDA ACEH Sejumlah jurnalis dilaporkan mengalami dugaan intimidasi hingga kekerasan oleh aparat kepolisian saat meliput aksi demonstras
PERISTIWA
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya elite yang kerap meneriakkan slogan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun
NASIONAL
MEDAN Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia pada Sabtu, 16 Mei 2026. Pel
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti dugaan perjalanan ke luar negeri tanpa izin yang dilakukan Wali Kota Medan Rico W
PEMERINTAHAN
TUBAN Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak semua partai politik dalam sebuah negara memiliki kualitas yang sama. Menurut dia, ada p
POLITIK
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganju
SENI DAN BUDAYA