Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA — Aktris Inara Rusli akhirnya membeberkan kronologi hubungan dengan pengusaha Insanul Fahmi, yang berujung pada laporan polisi atas dugaan perzinaan.
Melalui kuasa hukumnya, Inara mengungkap bahwa hubungan tersebut berlanjut hingga menikah siri, karena sejak awal Insanul mengaku berstatus lajang.
"Klien kami disampaikan bahwa Saudara Insan waktu itu menyampaikan statusnya single," ujar Putra Kurniadi, kuasa hukum Inara, dalam konferensi pers di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat (28/11/2025).Baca Juga:
Menurut Putra, perkenalan Inara dan Insanul terjadi pada Juli 2025 melalui seorang teman untuk kepentingan kolaborasi bisnis.
"Setelah perkenalan tersebut, Saudara Insan sangat ingin berkomunikasi dengan klien kami, sering chat, sangat intens," tambah Putra.
Inara merasa yakin bahwa Insanul berstatus lajang karena tidak melihat tanda-tanda adanya istri, termasuk tidak ada foto pasangan di media sosial.
Keyakinan ini membuatnya bahkan berani menyebut Insanul sebagai single di acara televisi.
Setelah hubungan berjalan intens dan diperkenalkan kepada keluarga Insanul, keduanya melangsungkan pernikahan siri pada 7 Agustus 2025.
Kenyataan baru terungkap 12 hari kemudian, pada 19 Agustus 2025, ketika Inara menerima pesan dari Wardatina Mawa, yang memperkenalkan diri sebagai istri sah Insanul Fahmi.
"Pada saat itu tentulah klien kami terpukul. Sudah nikah siri, tetapi kenyataannya suaminya yang mengaku single itu masih memiliki istri," ujar Putra.
Saat dikonfrontasi, Insanul disebut kembali mengubah ceritanya. "Saudara Insan tetap merayu klien kami, mengatakan 'Saya sebenarnya sudah talak dua kali'."
Mengetahui status pernikahan Insanul yang sebenarnya, Inara memutuskan untuk mengakhiri hubungan.
"Setelah klien kami mengetahui status sebenarnya, klien kami memilih mundur dan tidak lagi ingin berhubungan dengan Saudara Insan," kata Andi Taslim, kuasa hukum lainnya.
Putra menegaskan, "Yang perlu kami tegaskan, bahwa klien kami juga korban dari Saudara Insan ini."
Dalam kesempatan yang sama, Inara menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Aku cuma mau menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi," ujarnya sambil menahan tangis.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang masih menaruh kepercayaan kepadanya.
"Dan untuk semua pihak, kalau ada yang masih percaya sama aku, aku berterima kasih dan memohon doanya. Cukuplah Allah yang menjadi sebaik-baik saksi bagi amalan kita. Terima kasih," pungkas Inara.*
(km/ad)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL