DPR Desak Komdigi Bertindak usai Kasus Deepfake Vulgar Mahasiswi di Kalbar
JAKARTA Komisi I DPR RI menyesalkan kasus penyalahgunaan teknologi deepfake yang menyeret mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pont
NASIONAL
JAKARTA -Penyanyi Reza Artamevia mengunjungi Bareskrim Mabes Polri pada Sabtu (16/11/2024) dini hari untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait laporan penipuan berlian yang menimpanya. Dalam keterangannya, Reza mengaku sebagai korban dalam kasus penipuan yang melibatkan perhiasan senilai Rp 150 miliar.
Reza mengungkapkan bahwa berlian tersebut berada di tangan seseorang berinisial MI yang kini juga melaporkan dirinya di Polda Metro Jaya. “Saya hanya ingin meluruskan berita-berita yang beredar. Intinya saya punya berlian senilai Rp 150 miliar itu ada di pihak mereka, dan sudah diserahkan. Mereka telah menyerahkan sebagian kepada kami sebesar Rp 18,5 miliar,” ujarnya saat ditemui di Bareskrim.
Pelantun lagu Berharap Tak Berpisah itu menjelaskan bahwa transaksi jual beli berlian ini sudah dilengkapi dengan bukti perjanjian yang sah dan tercatat di notaris. Reza menegaskan bahwa berlian yang dimaksud adalah asli dan sesuai dengan keterangan yang telah diberikan.
Meski telah menerima Rp 18,5 miliar dari total nilai berlian, Reza mengungkapkan bahwa sisanya yang sesuai kesepakatan belum diterimanya hingga saat ini. Oleh karena itu, ia melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian. “Kami sudah menyerahkan semuanya ke Bareskrim. Mereka baru memberikan Rp 18,5 miliar, sementara sisanya hingga saat ini belum dipenuhi. Kami menunggu sejak Agustus 2024,” jelasnya.
Reza juga menambahkan bahwa ia telah melayangkan laporan ke Bareskrim pada 6 November 2024. Awalnya, ia dijadwalkan memberikan keterangan pada 19 November, namun proses pemeriksaan dipercepat. “Saya sudah memberikan keterangan secara rinci dan menyerahkan bukti-bukti dari jam setengah dua siang sampai habis Jumatan,” tuturnya.
Meskipun tengah menghadapi permasalahan hukum, Reza berharap agar kasus ini bisa segera diselesaikan dengan baik. “Semoga semuanya bisa selesai dengan baik. Saya minta doa agar masalah ini cepat tuntas. Yang pasti, kita ingin segera selesai,” pungkasnya.
Kasus ini berlanjut di Bareskrim Mabes Polri, dan pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan penipuan yang melibatkan nilai berlian yang sangat besar ini.
(N/014)
JAKARTA Komisi I DPR RI menyesalkan kasus penyalahgunaan teknologi deepfake yang menyeret mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pont
NASIONAL
JAKARTA Polemik pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI asal Kali
POLITIK
BANDA ACEH Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Ustaz Muharrir Asy&039ari mengajak umat Islam memperkuat ketakwaan, memperbanyak
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi perusahaan elektronik global Hisense di kediamannya, Kertanegara, Jakarta, Jumat (15
EKONOMI
KISARAN Kota Kisaran di Kabupaten Asahan ternyata memiliki sejarah panjang yang telah tercatat sejak awal abad ke19. Nama Kisaran dis
SENI DAN BUDAYA
PALANGKA RAYA Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengecam keras ancaman penyiraman air keras terhadap seorang jurnalis Mongabay Indonesia
PERISTIWA
PONTIANAK Kasus dugaan penyebaran foto deepfake vulgar mahasiswi yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontia
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk satuan tugas (satgas) khus
POLITIK
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupate
NASIONAL
MINSK Pemerintah Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Belarus melalui implementasi IndonesiaEurasian Economic Union F
EKONOMI