Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SUKOHARJO – Mobil supercar McLaren 720S berpelat nomor B 331 mengalami kerusakan berat setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu, 8 Juli 2026 dini hari.
Mobil berwarna oranye tersebut menabrak tiang hingga pembatas jalan sekitar pukul 01.45 WIB.
Benturan keras membuat bagian bodi mobil terbelah menjadi dua.
Baca Juga:
Supercar tersebut diketahui ditumpangi oleh dua konten kreator, Andra ST dan Robby Pantjaro.
Keduanya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Dari kondisi kendaraan setelah kejadian, kerusakan paling parah terlihat pada bagian depan mobil.
Bagian depan McLaren 720S tampak ringsek berat setelah menghantam tiang listrik.
Sejumlah bagian rangka kendaraan bahkan terlihat terdorong ke arah depan akibat kerasnya benturan.
Sementara bagian belakang mobil mengalami kerusakan yang relatif lebih ringan, meski ban belakang sisi kanan terlihat kempis.
Pada bagian pintu penumpang juga ditemukan ceceran darah yang diduga berasal dari korban.
Saat ini kendaraan mewah tersebut telah diamankan di Pos Lalu Lintas Grogol Polres Sukoharjo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, mengatakan mobil McLaren 720S keluaran 2023 tersebut baru dibeli oleh Andra sekitar tiga bulan lalu.
"Keterangan awal supercar McLaren keluaran 2023 itu baru dibeli Andra sekitar tiga bulan lalu. Beli baru. Atas nama Andra sendiri," kata Ardian, Rabu, 8 Juli 2026.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Menurut Ardian, pihaknya belum dapat meminta keterangan lebih lanjut dari pengemudi karena kondisi korban masih dalam tahap pemulihan.
Polisi juga berencana melakukan pemeriksaan urine terhadap Andra dan Robby.
"Saat ini pengemudi belum bisa dimintai keterangan lagi. Rencananya memang akan dilakukan tes urine terhadap Andra dan Robby," ujar Ardian.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena pengemudi dalam kondisi mengantuk, mengonsumsi alkohol, maupun menggunakan obat-obatan terlarang.
"Tidak. Kondisi pengemudi dalam keadaan fit, tidak terpengaruh alkohol maupun mengantuk," kata Ardian.
Meski begitu, kepolisian masih mendalami berbagai faktor yang mungkin menyebabkan kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan, situasi jalan, serta faktor pengemudi.
Kecelakaan ini menjadi perhatian publik karena kendaraan yang terlibat merupakan McLaren 720S, salah satu mobil sport berperforma tinggi dengan nilai yang mencapai miliaran rupiah.* (kp/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.