Polres Aceh Selatan Gelar Kurve Dukung Gerakan Indonesia Asri, Lingkungan Mako Bersih dan Rapi
ACEH SELATAN Polres Aceh Selatan Polda Aceh melaksanakan kegiatan bersih lingkungan (kurve) di lingkungan Mako Polres Aceh Selatan, Seni
NASIONAL
CILEUNGSI -Sebuah insiden memilukan terjadi di jalanan Cileungsi ketika seorang sopir pekerja catering menjadi korban bogem mentah dari seorang oknum TNI Angkatan Laut. Kejadian tersebut terjadi setelah mobil yang dikendarai sopir catering tersebut disalip oleh sebuah pikap jenis Grandmax yang dioperasikan oleh oknum TNI.
MAF (22), sopir Grandmax yang menjadi korban, mengungkapkan bahwa ia benar-benar terkejut ketika mobil Toyota Rush yang disalipnya secara tiba-tiba menghalanginya dan menyebabkan terjadinya insiden tersebut. “Awalnya, saya mengendarai mobil dengan kecepatan normal, saat didepan saya ada mobil putih jenis Toyota Rush saya salip dan selayaknya mobil di jalan untuk menyalip,” ungkap MAF kepada Aktualita.co.id.
Namun, tiba-tiba saja mobil Toyota Rush tersebut menyalip kembali dan berhenti di depan mobil Grandmax yang dikemudikan MAF, dengan niatan jelas untuk menghalanginya. Tanpa memberikan penjelasan apapun, oknum TNI tersebut langsung menyerang MAF dengan bogem mentah yang mengenai bagian hidungnya, hingga menyebabkan luka berdarah.
Lebih lanjut, MAF menjelaskan bahwa setelah insiden tersebut, ia berhasil mengejar mobil Toyota Rush yang dioperasikan oleh oknum TNI tersebut. Namun, ketika mobil tersebut berhenti, oknum TNI turun dari mobil sambil membawa kunci roda, menunjukkan tindakan agresifnya. “Saya bertanya apa maksudnya tiba-tiba memukul saya, tapi dia malah marah dan ingin merampas Hp rekan saya yang sedang merekam kejadian. Kemudian dia memukul spion mobil hingga pecah dengan kunci roda yang dibawanya,” tambahnya.
Sementara itu, Fahmi (41), pemilik catering tempat MAF bekerja, mengecam tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut. Ia menegaskan bahwa oknum TNI tersebut harus bertanggung jawab atas tindakannya. “Saya meminta agar oknum TNI tersebut bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya,” tegas Fahmi.
Dalam waktu dekat, MAF berencana untuk melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan membawa bukti rekaman dan visum yang dilakukannya. “Saya merasa tidak salah, makanya saya tidak terima dipukul seperti ini. Saya akan membuat laporan ke Polsek Cileungsi,” tutupnya.
Insiden ini mencuatkan kekhawatiran akan tindakan sewenang-wenang dari oknum-oknum yang seharusnya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat menuntut agar oknum TNI tersebut mendapat sanksi yang setimpal atas tindakannya yang merugikan dan melukai orang lain tanpa alasan yang jelas.
(N/014)
ACEH SELATAN Polres Aceh Selatan Polda Aceh melaksanakan kegiatan bersih lingkungan (kurve) di lingkungan Mako Polres Aceh Selatan, Seni
NASIONAL
BATU BARA Pembukaan Kajian Intensif Ramadhan 1447 H resmi digelar di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebagai bagian dari program pembinaan ke
NASIONAL
LANGKAT Jalan penghubung Kecamatan StabatSecanggang di Kampung Nangka kian rusak, memicu kekhawatiran warga dan sejumlah elemen masya
PERISTIWA
TAPSEL Polda Sumatera Utara memperluas penindakan terhadap aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Head Social License Wilmar Group, M Syafei dijatuhi hukuman 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipiko
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Mantan Penjabat Kepala Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Mara Ondak Harahap, divonis 3 tahun 6 bulan penjara atas kasus korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Mantan Kepala Desa Paluh Kurau, M Yusuf Batubara, yang sebelumnya dipecat Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan, kemba
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ketol (FORMASKET) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Tengah,
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna melakukan sosialisasi interaktif melalui siaran podcast di Radio KIIS FM
NASIONAL
PELAWALAN Polda Riau menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam kasus gajah sumatera jantan berusia 40 tahun yang ditemukan mati tanpa
HUKUM DAN KRIMINAL