Sidang Kasus Penyiraman Andrie Yunus Berlanjut, Oditur Siapkan Replik Pekan Depan
JAKARTA Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali berlanjut di Pengadilan Militer II08 Jakarta. O
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencuat dalam sorotan publik setelah memanggil Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor, dalam kasus pemotongan insentif Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo. Namun, respons dari Gus Muhdlor terkait panggilan KPK masih belum dikonfirmasi.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa hingga pukul 11.45 WIB, Gus Muhdlor belum hadir di gedung KPK sesuai panggilan. Hal ini menjadi sorotan mengingat Gus Muhdlor telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pemotongan insentif ASN berdasarkan keterangan saksi dan tersangka lainnya dalam kasus tersebut.
Dalam konteks ini, Ali Fikri menjelaskan bahwa proses penyidikan dan penanganan kasus ini telah melibatkan gelar perkara terkait aliran dana yang terkait dengan kasus pemotongan insentif di BPPD Pemkab Sidoarjo sebelum Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka. Analisis dari keterangan para saksi, termasuk tersangka lain, serta alat bukti yang terkumpul, menjadi dasar penetapan status tersangka untuk Gus Muhdlor.
“Gelar perkara telah dilakukan dan dari situ ditemukan peran serta keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi terkait pemotongan dan penerimaan uang di lingkungan BPPD Pemkab Sidoarjo,” ujar Ali.
Ali juga menegaskan bahwa proses hukum ini mengungkap adanya dugaan aliran sejumlah uang yang terkait dengan pemotongan insentif tersebut. Dengan demikian, penegakan hukum dan proses persidangan diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Namun, kehadiran Gus Muhdlor yang belum dikonfirmasi membuka ruang diskusi dan spekulasi publik terkait langkah hukum yang akan diambil dalam penanganan kasus ini. Netizen dan masyarakat berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan transparan, adil, dan mengedepankan kepentingan negara serta keadilan bagi rakyat.
(K/09)
JAKARTA Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, kembali berlanjut di Pengadilan Militer II08 Jakarta. O
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). IHSG ditutup melemah 101,28 poin atau 1,70
EKONOMI
JAKARTA Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) men
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah resmi menyepakati rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita menyusul lonjakan harga minyak sawit mentah a
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut untuk mempercepat pelaksanaan Program
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Filipina menjajaki kerja sama perdagangan melalui skema barter sebagai upaya memperkuat hubungan dagang s
EKONOMI
JAKARTA Perwakilan Gerakan Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Syamsuddin Alimsyah, menilai langkah Universitas Gadjah Mada (UGM) menggugat p
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel divonis empat tahun enam bulan penjara setelah dinyat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan yang saat
NASIONAL
DELI SERDANG Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu
PERISTIWA