Polda Aceh Bongkar 19 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dalam Sepekan, 22 Orang Jadi Tersangka
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA - Hasil survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 55,6 persen. Meski demikian, angka tersebut masih berada jauh di bawah tingkat popularitas program yang telah dikenal oleh mayoritas masyarakat Indonesia.
Peneliti Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengungkapkan sebanyak 92,1 persen responden mengaku mengetahui program MBG yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Dari responden yang mengetahui program MBG, sebanyak 55,6 persen menyatakan puas terhadap pelaksanaannya," ujar Masduri dalam konferensi pers hasil survei, Kamis (4/6/2026).Baca Juga:
Sementara itu, sebanyak 41,2 persen responden mengaku kurang puas atau bahkan tidak puas terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurut Masduri, terdapat selisih yang cukup signifikan antara tingkat popularitas dan tingkat kepuasan publik terhadap program MBG. Hal ini menjadi catatan penting dalam evaluasi pelaksanaan program ke depan.
Poltracking juga menemukan bahwa dari responden yang mengetahui program MBG, sebanyak 57,9 persen mengaku anggota keluarganya telah menerima manfaat program tersebut. Sedangkan 39 persen lainnya menyatakan belum menerima manfaat MBG.
Lebih lanjut, survei tersebut juga mengukur pandangan masyarakat terkait keberlanjutan program. Hasilnya, sebanyak 51,9 persen responden menilai program MBG perlu dilanjutkan.
Di sisi lain, 35,3 persen responden berpendapat program tersebut tidak perlu diteruskan, sementara 12,8 persen lainnya belum menentukan sikap.
Terkait efektivitas penyaluran program, hasil survei menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang cukup tipis di tengah masyarakat. Sebanyak 46,3 persen responden menilai program MBG belum tepat sasaran, sedangkan 45,3 persen menyebut program tersebut sudah tepat sasaran.
Survei Poltracking dilakukan pada 11 hingga 17 Mei 2026 dengan metode multistage random sampling. Sebanyak 1.220 responden yang memiliki hak pilih dan berusia di atas 17 tahun atau telah menikah diwawancarai secara langsung.
Poltracking menyebut survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Hasil survei tersebut menjadi gambaran terbaru mengenai persepsi publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.*
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh bersama jajaran polres menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam 19 laporan polisi terkait dugaan pe
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa seorang warga negara Taiwan berinisial YCY, 42 tahun, ke gedung Bareskr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mempercepat penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setel
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya mengkaji ulang definisi tindak pidana korupsi dalam UndangUndang Pemberan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pemerintah kabupaten dan kota mengembangkan desa serta kelurahan kr
PEMERINTAHAN
NIAS Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mematangkan persiapan penyerahan pengelolaan RSUD dr M Thomsen kepada Pemerintah Kota Gunungsito
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta masyarakat melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan a
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta seluruh rumah sakit di Kota Medan tidak menolak pasien pengguna BPJS Kesehatan yang me
KESEHATAN
MEDAN Kota Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perkebunan dan pertemuan berbagai bud
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Banjir dan tanah longsor melanda enam kabupaten di Sumatera Utara pada pekan ketiga hingga keempat Oktober 2026. Bencana yang dipi
PERISTIWA