MBG Masih Gunakan Anggaran Pendidikan, DPR: Kesejahteraan Guru dan Beasiswa Tak Boleh Terganggu
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
JAKARTA -Kejadian pembobolan ATM yang dilakukan oleh seorang asisten rumah tangga (ART) akhirnya memasuki babak baru setelah pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Pancoran. Kapolsek Pancoran, Kompol Sujarwo, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut pada Kamis (29/2/2024).
Pelaku, yang identitasnya ditetapkan sebagai YS, sebelumnya melarikan diri ke Lampung untuk menghindari kejaran pihak kepolisian. Namun, upaya pelarian tersebut tidak bertahan lama karena polisi berhasil melacak keberadaannya di Kota Bekasi pada Selasa (20/2/2024) dini hari.
Menurut keterangan Kapolsek Sujarwo, YS mengakui perbuatannya saat diinterogasi oleh pihak kepolisian. Alasannya adalah karena terdesak masalah ekonomi. YS telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku setelah melakukan perbuatannya ke Lampung, dicari di alamatnya tidak ketemu ternyata sudah kembali ke Jakarta hingga akhirnya berhasil ditangkap di daerah Bekasi. Pelaku berpindah pindah bersembunyi,” ujar Kapolsek Sujarwo.
Kasus pembobolan ATM oleh seorang ART ini sebelumnya menjadi viral di media sosial. Seorang korban, Muhammad Aljufri, mengunggah video yang memperlihatkan seorang wanita yang diduga merupakan ART mengambil uang tunai lewat ATM. Dalam video tersebut, terlihat wanita tersebut mengenakan baju berwarna merah muda dan terlihat terisak.
“Ini pembantu saya, namanya Yunita, dia barusan keluar, saya lihat ngambil uang cash dan dikantongi, ini ada ATM saya dan ATM mama saya. Dan kemarin saya kehilangan di Mandiri Rp 5 juta, hari ini di BRI Rp 5 juta ya, nanti insyaallah akan dilaporkan ke polisi,” demikian keterangan dalam video yang diunggah oleh Muhammad Aljufri.
Tampak dalam video itu juga tiga kartu ATM bersama sejumlah uang tunai pecahan Rp 50 ribu yang dipajang di atas meja depan ART tersebut. Namun, sebelum pihak kepolisian dapat menangkap YS, pelaku telah melarikan diri.
Kisah ini menjadi bukti bagaimana media sosial memainkan peran penting dalam mengungkap dan menyebarluaskan informasi terkait kejadian kriminal. Dengan cepatnya viralitas, pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap, memberikan contoh konkret bagaimana kekuatan teknologi dan media sosial dapat digunakan dalam penegakan hukum.
(K/09)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid yang meminta PDIP ber
POLITIK
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota penerima Bantuan Keuangan Provinsi (B
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan pemerintah memiliki kewenangan untuk mengatur lokasi penyampaian penda
NASIONAL
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) kembali mencatatkan ekspor komoditas pertanian ke
PERTANIAN AGRIBISNIS
BANDA ACEH Polda Aceh akan menggelar Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan yang berlangsung p
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik industri rumahan (home industry) vape mengandung narkotika atau yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
JAKARTA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran unt
NASIONAL
SOLO Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, bertemu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, di
POLITIK