BREAKING NEWS
Kamis, 18 Juni 2026

Terungkap! ART di Jaksel Bobol ATM Majikan Rp 20 Juta, Sembunyi di Lampung Sebelum Ditangkap

BITVonline.com - Kamis, 29 Februari 2024 05:10 WIB
Terungkap! ART di Jaksel Bobol ATM Majikan Rp 20 Juta, Sembunyi di Lampung Sebelum Ditangkap
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kejadian pembobolan ATM yang dilakukan oleh seorang asisten rumah tangga (ART) akhirnya memasuki babak baru setelah pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Pancoran. Kapolsek Pancoran, Kompol Sujarwo, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut pada Kamis (29/2/2024).

Pelaku, yang identitasnya ditetapkan sebagai YS, sebelumnya melarikan diri ke Lampung untuk menghindari kejaran pihak kepolisian. Namun, upaya pelarian tersebut tidak bertahan lama karena polisi berhasil melacak keberadaannya di Kota Bekasi pada Selasa (20/2/2024) dini hari.

Menurut keterangan Kapolsek Sujarwo, YS mengakui perbuatannya saat diinterogasi oleh pihak kepolisian. Alasannya adalah karena terdesak masalah ekonomi. YS telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku setelah melakukan perbuatannya ke Lampung, dicari di alamatnya tidak ketemu ternyata sudah kembali ke Jakarta hingga akhirnya berhasil ditangkap di daerah Bekasi. Pelaku berpindah pindah bersembunyi,” ujar Kapolsek Sujarwo.

Kasus pembobolan ATM oleh seorang ART ini sebelumnya menjadi viral di media sosial. Seorang korban, Muhammad Aljufri, mengunggah video yang memperlihatkan seorang wanita yang diduga merupakan ART mengambil uang tunai lewat ATM. Dalam video tersebut, terlihat wanita tersebut mengenakan baju berwarna merah muda dan terlihat terisak.

“Ini pembantu saya, namanya Yunita, dia barusan keluar, saya lihat ngambil uang cash dan dikantongi, ini ada ATM saya dan ATM mama saya. Dan kemarin saya kehilangan di Mandiri Rp 5 juta, hari ini di BRI Rp 5 juta ya, nanti insyaallah akan dilaporkan ke polisi,” demikian keterangan dalam video yang diunggah oleh Muhammad Aljufri.

Tampak dalam video itu juga tiga kartu ATM bersama sejumlah uang tunai pecahan Rp 50 ribu yang dipajang di atas meja depan ART tersebut. Namun, sebelum pihak kepolisian dapat menangkap YS, pelaku telah melarikan diri.

Kisah ini menjadi bukti bagaimana media sosial memainkan peran penting dalam mengungkap dan menyebarluaskan informasi terkait kejadian kriminal. Dengan cepatnya viralitas, pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap, memberikan contoh konkret bagaimana kekuatan teknologi dan media sosial dapat digunakan dalam penegakan hukum.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru