KUHP Baru Ubah Arah Hukuman: Penjara Tak Lagi Jadi Andalan Utama
JAKARTA Pembaruan hukum pidana melalui Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) Nasional menandai pergeseran besar dalam pendekatan pemid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA-Dalam gempuran kejutan terbaru, Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka lembaran kelam skandal korupsi pengelolaan komoditas timah. Dua sosok kunci kini berada di balik jeruji, menghadapi serangkaian tuduhan yang mengguncang sendi industri pertambangan.
Dengan gaya pemberitaan yang tajam, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Kuntadi, mengungkap sejumlah rahasia tersembunyi dalam konferensi pers berapi-api pada Selasa (6/2/2024). “Hari ini,
kita menyaksikan panggung dari saksi-saksi kunci, termasuk TN, otak di balik CV VIP dan PT MCN, serta AA, Maestro Operasional tambang CV VIP,” papar Kuntadi dengan nada serius.
Skandal ini bermula dari perjanjian peralatan antara CV VIP dan PT Timah, yang ternyata menjadi panggung ‘opera kelam’. TN, sang pemilik CV VIP, diduga memerintahkan AA untuk menciptakan perusahaan boneka,
menyusup secara diam-diam mengumpulkan bijih timah ilegal dari kawasan IUP PT Timah.
Kuntadi menjelaskan trik licik, dengan PT Timah mengeluarkan surat perintah kerja seolah-olah tengah terlibat dalam kegiatan borongan pengangkutan sisa hasil mineral timah.
“Tindakan para tersangka bukan hanya menggoyang pilar-pilar keuangan negara, tapi juga menari di atas garis batas moral,” tegasnya.
Para tersangka dihadapkan pada hukuman berat dengan dakwaan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3, sejalan dengan Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat 1 sub-1 KUHP.
Kejagung turut mengguncang dunia perambahan dengan menyita sejumlah barang bukti besar, termasuk 53 unit ekskavator, 2 unit buldoser, serta harta kekayaan berupa emas logam mulia seberat 1.062 gram.
Di samping itu, jumlah uang tunai mencengangkan mencapai Rp 83,835,196,700 (Rp 83,3 miliar), dengan tambahan USD 1,547,400, SGD 443,400, dan AUS 1.840.
Berita ini tidak hanya menggugah rasa ingin tahu publik,
tetapi juga membeberkan jaringan tersembunyi korupsi yang merajalela di dunia pertambangan.
Skandal ini menjadi ‘opera kelam’ yang memperlihatkan kompleksitas kejahatan di balik tirai industri yang seharusnya menjadi tulang punggung perekonomian negara.
(KRISNA)
JAKARTA Pembaruan hukum pidana melalui Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) Nasional menandai pergeseran besar dalam pendekatan pemid
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Klub sepak bola PSMS Medan merayakan hari ulang tahun ke67 dalam suasana hangat di Aula Tengku H. Rizal Nurdin, Medan, Selasa mal
OLAHRAGA
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Sianipar kembali menjadi sorotan publik setelah tampil dalam sebuah acara televisi pascaberhentiny
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Poco resmi memperluas lini ponsel entrylevel dengan meluncurkan Poco M8s 5G ke pasar global. Perangkat ini menyasar pengguna ya
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehNatalius Pigai.Ramairamai membunuh kebenaran, agar bersamasama hidup dalam kebohongan.Pemerintahan kepemimpinan Presiden Prabowo su
OPINI
JAKARTA Tradisi menitip doa kepada jemaah haji masih banyak dilakukan masyarakat Muslim, terutama karena mereka dianggap sedang berada d
AGAMA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang paling banyak diburu pelaku usaha mikro, kecil, dan m
EKONOMI
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memperku
KESEHATAN
JAKARTA Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang Pelindungan Pekerj
NASIONAL