Jokowi Beri Pesan Khusus ke PSI: Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Dua Periode
JAKARTA Presiden ke7 Joko Widodo disebut meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk ikut mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Sub
POLITIK
MEDAN – M Azarul Aswat, pelaku cabul yang juga anak Wakil Ketua DPRD Labura pilih nikahi korbannya berinisial IR, karena diduga takut lama ditahan.
Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, antara pelaku cabul itu dengan keluarga korban sudah sepakat berdamai.
Kedua belah pihak sepakat akan menikahkan IR, korbannya dengan pelaku cabul M Azarul Aswat, yang juga anak dari Wakil Ketua DPRD Labura.
Mereka sudah sepakat untuk menikah, si laki-laki atau pelaku mau bertanggungjawab.
Awalnya keluarga korban yang memohon, untuk keduanya dinikahkan,” kata Fathir kepada Awak media bitvonline.com Minggu (20/11/2022).
Ia menjelaskan, meskipun kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai, tapi berkas perkara asusila itu tetap diproses.
“Yang pasti berkas perkara masih berjalan. Kita lihat kedepannya bagaimana nanti,” sebutnya.
Fathir mengungkapkan, bahwa saat ini pelaku sudah ditangguhkan.
“Jadi karena mau nikah, kita keluarkan dulu pelakunya biar nikah dulu orang itu.
Status nya ditangguhkan, karena pihak keluarga sudah memohon untuk bisa menikah,” bebernya.
Korban trauma
IR, korban pencabulan M Azarul Aswat, anak Wakil Ketua DPRD Labura sempat trauma.
IR yang disebut dicabuli lebih dari satu kali enggan pergi ke sekolah karena takut dan merasa malu.
“Korban berhenti sekolah, karena dia trauma,” kata Baginda P Lubis, kuasa hukum korban.
Baginda P Lubis mengatakan, modus pencabulan yang dilakukan tersangka adalah berpura-pura mengajak korbannya berpacaran.
Pada Mei 2022 silam, korban yang begitu polos mau diajak pacaran. Sebulan pacaran, M Azarul Aswat kemudian membujuk korban melakukan perbuatan tidak senonoh. Awalnya, korban menolak. Tapi karena terus dibujuk dan dirayu, korban akhirnya mau menuruti permintaan pelaku.
Terungkap karena orangtua curiga
Menurut pengakuan Baginda P Lubis kuasa hukum IR, kasus pencabulan terungkap setelah orangtua korban curiga melihat gelagat anaknya.
Korban menjadi pendiam dan tak mau keluar rumah.
Setelah ditanyai pelan-pelan, terungkaplah bahwa IR sudah dicabuli M Azarul Sawat.
Dari pengakuan korban, ia dicabuli di mobil dan rumah pelaku yang ada di Medan Johor.
Pada tanggal 15 Juli 2022, orangtua korban membuat laporan ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan,” kata Baginda, kuasa hukum keluarga korban.
Dari hasil visum rumah sakit, ditemukan ada bekas luka di bagian alat vital korban.
Setelah sempat berkeliaran, M Azarul Aswat kemudian ditangkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa.
Fathir langsung memenjarakan pelaku cabul tersebut.
Belakangan, pihak keluarga korban dan pelaku berupaya melakukan perdamaian.
Saat ini, pelaku cabul tersebut sudah dibebaskan dari penjara Polrestabes Medan.
(R04)
JAKARTA Presiden ke7 Joko Widodo disebut meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk ikut mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Sub
POLITIK
JAKARTA Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rencana aksi unjuk rasa mahasiswa yang akan berlangsung di sejumlah
PERISTIWA
MEKSIKO Timnas Meksiko menjadi negara pertama yang memastikan langkah ke babak 32 besar setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1
OLAHRAGA
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh sebelum meratifikasi Konvensi Organisasi Perb
EKONOMI
OlehUdin SuchainiSELAMA lebih dari tiga dekade terakhir, kemiskinan dan dampak yang menyertainya hampir tidak pernah absen dari diskursus p
OPINI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami perubahan pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Harga emas lo
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (19/6/2026). Penguatan
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2026), di tengah sentimen pasar yang masih dipengar
EKONOMI
MEDAN Ratusan pengemudi ojek online (ojol) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan
PERISTIWA
JAKARTA Ketimpangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri di Indonesia kembali menjadi sorotan. Jargon link and match yang sudah
PENDIDIKAN