MK Gelar Sidang Uji Materi APBN 2026, MBG Dinilai Sah dan Masuk Ranah Pendidikan Nasional
JAKARTA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memiliki dasar konstitusional dan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional ya
NASIONAL
MEDAN –Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mendalami dugaan adanya motif permasalahan pribadi dalam kasus tewasnya tahanan Polrestabes Medan, Budianto Sitepu (42). Budianto dilaporkan tewas setelah diduga mengalami kekerasan selama proses penangkapan yang dilakukan oleh Ipda ID dan enam anggota Satreskrim lainnya.
Kombes Gidion menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan pribadi antara Budianto dan keluarga Ipda ID. “Keluarga korban menyampaikan bahwa sebelum kejadian, Budianto sempat terlibat dalam interaksi dengan keluarga Ipda ID. Mereka minum tuak di kedai yang kebetulan bertetangga dengan mertua dari anggota saya (Ipda ID),” kata Gidion, Sabtu (28/12).
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada 23 Desember 2024, ketika Budianto dan beberapa rekannya diduga terlibat dalam perselisihan dengan anggota keluarga Ipda ID, yang melibatkan pelemparan batu. Meskipun Gidion tidak merinci siapa yang melakukan pelemparan batu tersebut, dia menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk mengetahui lebih jauh apakah ada hubungan personal antara Ipda ID dan korban.
Gidion menjelaskan lebih lanjut bahwa pada 24 Desember 2024, Budianto kembali mengunjungi kedai tersebut untuk minum-minum hingga larut malam. Pada 25 Desember 2024, dini hari, permasalahan kembali muncul dan berujung pada penangkapan Budianto bersama dua rekannya oleh Ipda ID dan enam anggota lainnya. Penangkapan ini didasarkan pada tuduhan pengancaman terhadap Ipda ID setelah mereka ditegur karena terlibat dalam aktivitas mabuk-mabukan dan karaoke.
Setelah ditangkap, Budianto dan rekannya dibawa ke Polrestabes Medan dan dimasukkan ke ruang tahanan sementara. Namun, pada pukul 15.05 WIB, Budianto mulai mengalami muntah-muntah dan segera dibawa ke RS Bhayangkara. Keesokan harinya, Budianto dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, tujuh personel yang terlibat dalam insiden ini telah ditempatkan khusus (patsus) dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Gidion juga menyampaikan bahwa keluarga korban telah melaporkan dugaan pelanggaran kode etik oleh para polisi ke Polda Sumut, dan proses selanjutnya akan dilakukan oleh Bidang Propam Polda Sumut.
Polrestabes Medan berjanji untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan memastikan proses hukum berjalan dengan adil. “Kami akan terus mendalami penyelidikan dan memastikan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Gidion.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap kebenaran dari kasus ini dan memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian Budianto Sitepu.
(N/014)
JAKARTA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memiliki dasar konstitusional dan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional ya
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran terpantau bervariasi pada perdagangan hari ini. Cabai rawit merah ter
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah memastikan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk perbaikan 1.800 titik perlintasan kereta api (KA) di Indonesia berasal
EKONOMI
BEKASI PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan tidak ada perbedaan standar keselamatan antara penumpang perempuan dan lakilaki di laya
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil menghimpun dana sebesar Rp 40 trili
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan platform Wikipedia yang dikelola Wikimedia Foundation tidak akan dibloki
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Peristiwa tragis terjadi di kawasan perairan Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, saat sebuah sampan nelayan terhimpit kapal
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu instrumen fiskal
EKONOMI
MEDAN Komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia kembali ditunjukkan Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.
PENDIDIKAN
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), bertemu puluhan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam pada Selasa (2
NASIONAL