KPK Sita Rumah Mewah Fadia Arafiq dan 3 Minimarket, Aset Lain Masih Diburu
SEMARANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR), termasuk sebuah r
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Aktor senior Roy Marten akhirnya buka suara terkait tudingan dirinya terlibat dalam dugaan aktivitas penambangan liar di kawasan Jambi.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik ilegal tersebut.
Kasus ini bermula dari rencana investasi Roy bersama sahabatnya, aktor Dwi Yan, ke PT Bumi Borneo Inti (BBI), perusahaan pertambangan batu bara milik Herman Trisna.
Namun, rencana tersebut batal setelah diketahui bahwa perusahaan tersebut memiliki masalah hukum.
Menurut Roy, PT BBI awalnya dimiliki oleh Herman Trisna dan tidak pernah dijual kepada siapapun, termasuk kepada seorang berinisial DC yang kemudian mengangkat dirinya sendiri sebagai direktur perusahaan.
Belakangan, DC diduga telah memalsukan akta otentik perusahaan dengan bantuan seorang notaris berinisial TK.
Akibat kasus ini, nama Roy Marten ikut terseret dalam pusaran dugaan illegal mining.
Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan aktivitas tersebut.
"Kami melaporkan jadi ada dua peristiwa, satu alat-alat berat itu di Polda Jambi, yang kedua di Mabes. Dalam hal ini terima kasih untuk Polda Jambi, responnya bagus sehingga tersangka sudah ditangkap," ujar Roy Marten saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Jumat (28/3/2025).
Saat ini, pelaku utama berinisial DC telah diamankan oleh pihak kepolisian di Polda Jambi.
Roy juga berharap agar laporan lain yang telah diajukan ke Mabes Polri segera diproses agar kasus ini dapat mencapai titik terang.
Ketika ditanya mengenai total kerugian akibat dugaan penambangan liar ini, Roy mengaku belum memiliki angka pasti, namun ia memperkirakan jumlahnya bisa mencapai puluhan miliar rupiah.
"Banyak banget, saya angka-angkanya tidak pasti, mungkin bisa saya cek lagi, tapi kalau sudah ratusan ribu yang keluar dari situ kan berarti sudah puluhan miliar," ungkapnya.
Lebih lanjut, Roy juga menyoroti adanya keterlibatan mafia tambang dalam kasus ini.
Ia berharap pemerintah dapat menuntaskan permasalahan tersebut sesuai dengan komitmennya dalam memberantas praktik penambangan ilegal.
"Ini kan kita dengan mafia tambang yang sebetulnya ketika itu pemerintah komitmen untuk memberantas ya, mudah-mudahan ini bisa cepat selesai, bisa dinyatakan siapa yang salah, kembali ya kepada yang berhak. Mudah-mudahan ini segera selesai," jelasnya.
Hingga saat ini, kasus dugaan penambangan liar tersebut masih dalam proses hukum.
Roy berharap agar keadilan dapat segera ditegakkan dan para korban bisa mendapatkan haknya kembali.
Adapun laporan polisi yang dibuat oleh Herman Trisna terhadap DC dan TK telah teregister dalam nomor perkara LP/B/0400/VII/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 21 Juli 2022.
(tb/a)
SEMARANG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR), termasuk sebuah r
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan anggaran sebesar Rp2,2 triliun untuk mempercepat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi ketahanan pang
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui masih terdapat kendala pasokan batu bara kalori menengah
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan akan segera dila
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dilaksanakan sec
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus menggenjot percepatan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) Tahun Anggar
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh pemerintah kabupaten/ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Gebyar Pendidikan dan Kebuday
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026. Kegiatan bakti kesehatan
KESEHATAN