Indonesia Bakal Bangkit Luar Biasa! Prabowo: Syaratnya Cuma Satu, Berani Sikat Habis Koruptor
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
LABUHANBATU – Dalam langkah serius memberantas peredaran narkotika, Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus besar dengan barang bukti berupa 20 kilogram sabu dan 38.686 butir pil ekstasi. Pengungkapan ini diumumkan dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Polres Labuhanbatu, Rabu (18/12/2024), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu, AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., M.H.
Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima oleh tim Satres Narkoba Polres Labuhanbatu mengenai sebuah kendaraan mencurigakan yang membawa narkotika dari Ajamu menuju Kota Rantauprapat. Setelah melakukan penyelidikan, tim Opsnal Satres Narkoba menghentikan sebuah mobil Toyota Rush putih di Jalan Lintas Ajamu–Negeri Lama, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir.
Dalam pemeriksaan, ditemukan 20 bungkus plastik besar berisi kristal putih yang diduga sabu, serta ribuan pil ekstasi dengan berbagai warna. Barang bukti tersebut memiliki label GUAN YIN WANG dan logo-logo seperti Rolex serta Trisula.
Tersangka berinisial DW alias Darwin (30 tahun) yang berada di lokasi langsung diamankan bersama barang bukti. Menurut pengakuan DW, ia bertugas sebagai kurir atas perintah seseorang berinisial GM, yang kini masih dalam pengejaran oleh pihak kepolisian.
DW mengungkapkan bahwa ia menerima upah sebesar Rp2 juta per bungkus untuk mengantarkan barang tersebut, dengan total pembayaran yang dijanjikan mencapai Rp48 juta. Kapolres menyatakan bahwa peredaran narkotika ini diduga merupakan bagian dari jaringan besar yang terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
“Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk membongkar jaringan ini hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas narkoba di wilayah hukum Labuhanbatu,” ujar AKBP Bernhard.
Tersangka DW dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dihadapi tersangka mencakup pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara minimal enam tahun.
Selain Kapolres, konferensi pers ini juga dihadiri oleh Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., beserta jajaran perwira, kabag, dan insan pers. Mereka turut menyaksikan pemaparan kasus yang menjadi langkah strategis Polres Labuhanbatu dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pengawasan dan pemberantasan narkotika di wilayah tersebut untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari bahaya narkoba.
(N/014)
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL