DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
TANGERANG SELATAN -Kepala Seksi Penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Nurhimawan, mengungkap fakta baru terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan sampah di Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Wahyunoto Lukman, disebut sempat menyiapkan lahan pribadi di kawasan Rumpin, Bogor, sebagai lokasi pembuangan sampah ilegal.
Tak hanya itu, Wahyunoto juga diketahui mendirikan perusahaan sendiri bersama PT EPP, bernama CV Bank Sampah Induk Rumpintama (BSIR), dan menempatkan tukang kebunnya, Sulaeman, sebagai direktur operasional.
Namun, rencana tersebut gagal direalisasikan karena mendapat protes keras dari warga sekitar.
"Awalnya didesain, tapi lokasi itu ternyata milik tersangka Wahyunoto Lukman," ujar Nurhimawan dalam keterangannya, Kamis (17/4/2025).
Korupsi Kelola Sampah Tangsel Tidak Terkait Kerja Sama dengan Kota Serang
Nurhimawan menegaskan bahwa kasus korupsi pengelolaan sampah yang terjadi pada tahun 2024 tidak berkaitan dengan kerja sama antara Pemkot Tangsel dan Pemkot Serang.
Dugaan ini sempat mencuat setelah kerja sama antarwilayah dalam pengelolaan sampah dilakukan.
Sayangnya, setelah kerja sama dengan Kota Serang berakhir, Pemkot Tangsel tidak melakukan langkah mitigasi yang memadai.
DLH Tangsel justru membuang sampah ke berbagai daerah secara ilegal tanpa mengikuti peraturan dan mekanisme yang berlaku.
"Ketika itu berakhir, seharusnya DLH Tangsel mencari solusi dan lokasi yang sesuai regulasi, bukan buang ke sembarang tempat," tegasnya.
Sampah Dibuang Ilegal di 5 Lokasi Pribadi
Menurut penyelidikan Kejati Banten, sampah dari Tangsel dibuang ke lima titik yang tersebar di beberapa daerah:
- Desa Cibodas dan Desa Sukasari di Rumpin, Bogor
- Desa Gintung dan Desa Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang
- Beberapa lokasi di Kabupaten Bekasi
Semua lahan yang dijadikan tempat pembuangan itu merupakan milik pribadi, bukan fasilitas pemerintah.
"Pembuangan dilakukan secara open dumping. Tidak ada pengelolaan lebih lanjut. Ini jelas menabrak aturan," kata Nurhimawan.
Tiga Tersangka Ditetapkan
Kejati Banten telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini:
- Wahyunoto Lukman – Kadis Lingkungan Hidup Tangsel
- TB Apriliadhi Kusumah – Kabid Kebersihan
- SYM – Pihak swasta dari PT EPP
Mereka diduga bersekongkol dalam proses tender proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah, dengan cara merekayasa perusahaan agar tampak layak untuk memenangkan proyek tersebut.*
(d/a008)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN