'Ini Bukan Prestasi, Tapi Konsekuensi', Danyon Brimob Sumut Ungkap Alasan Pecat 10 Anggotanya
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
DELI SERDANG – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Jeni Beru Sembiring (47) menjadi korban pengeroyokan brutal yang dilakukan oleh tiga pria, salah satunya diduga bernama Putra Sinaga.
Kejadian mengenaskan ini terjadi di Jalan Dusun III Senembah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di kepala dan memar di sekujur tubuh.
Ia dipukul dengan tangan kosong serta bambu oleh para pelaku hingga terkapar tak sadarkan diri.
Putra Sinaga dan dua rekannya diduga nekat menganiaya Jeni karena korban menolak untuk meninggalkan tanah garapan yang selama ini ia tempati.
Tanah tersebut diduga hendak dikuasai untuk kegiatan galian C oleh para pelaku.
"Kejadian pemukulan berawal pada Rabu, 23 Maret 2025, sekitar pukul 16.30 WIB. Ini diduga berkaitan dengan pelaku galian C yang memaksa warga menyerahkan tanah garapan mereka untuk dikorek," ujar anak korban, Dion Tarigan, Rabu (30/4/2025).
Menurut Dion, ibunya menolak permintaan pelaku, dan beberapa hari kemudian, saat korban sedang berjalan kaki, Putra Sinaga menghampiri dan terjadi cekcok.
Tak lama, dua pelaku lainnya datang dan langsung melakukan pengeroyokan.
"Mereka bertiga memukuli mamak saya pakai tangan kosong dan bambu. Sampai mamak saya berdarah dan jatuh pingsan," lanjutnya.
Mirisnya, warga yang menyaksikan kejadian tidak berani melerai.
Beruntung, Kepala Desa Limau Mungkur datang ke lokasi dan langsung membawa korban ke puskesmas untuk perawatan medis.
Jeni mengalami luka jahitan di kepala dan memar pada tangan.
Setelah tiga hari menunggu itikad baik dari pelaku untuk menyelesaikan secara damai, keluarga korban akhirnya melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Deli Serdang.
Laporan tersebut teregister dengan nomor STTLP/B/285/III/2025/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumut.
"Kami minta polisi segera menangkap pelaku. Ibu saya dikeroyok seperti bukan manusia, padahal dia hanya seorang perempuan tua yang mempertahankan haknya," ujar Dion dengan nada geram.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polresta Deli Serdang, AKP Dodi Martha membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan tengah menangani kasus tersebut.
"Sudah kita tangani, namun pelaku belum ditangkap," kata AKP Dodi.*
(mi/a008)
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA