Kasus Narkoba Katingan yang Tewaskan 3 Polisi Masuk Tahap Baru, Tiga Tersangka Dilimpahkan
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menjadi sorotan usai menjalin kerja sama strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk pengamanan seluruh kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di Indonesia.
Langkah ini memunculkan spekulasi soal adanya kasus besar yang sedang diusut, termasuk dugaan keterlibatan petinggi Polri.
Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, menduga permintaan pengamanan dari TNI bisa menjadi sinyal bahwa Kejagung tengah menangani perkara besar yang sensitif, yang bisa saja menyangkut oknum di tubuh Polri.
"Saya kira, bisa jadi Kejaksaan kurang nyaman dengan Polri, karena bisa jadi Kejaksaan takut ada intervensi jika penjagaan dari Polri," ujar Saiful kepada wartawan, Selasa (13/5/2025).
Menurut Saiful, pilihan Kejagung menggandeng TNI dinilai sebagai upaya menjaga independensi dan netralitas penyidikan, terutama dalam perkara yang kemungkinan melibatkan institusi penegak hukum lain.
"Jika tidak ada masalah, untuk apa sampai meminta penjagaan dari TNI? Atau jangan-jangan memang ada kasus besar yang sedang ditangani Kejaksaan yang menyangkut petinggi Polri?" imbuhnya.
Di sisi lain, Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar membantah jika kerja sama dengan TNI semata-mata hanya soal pengamanan.
Ia menyebut bahwa kesepakatan tersebut juga mencakup pertukaran informasi antara kedua lembaga.
"Hampir di semua MoU ada klausul pertukaran informasi. Tentu sifatnya informasi yang bisa dipertukarkan sesuai kebutuhan masing-masing instansi," kata Harli.
Harli mengonfirmasi bahwa TNI memang akan terlibat dalam pengamanan seluruh Kejaksaan di Indonesia.
Surat telegram dari TNI sudah terbit, dan pelaksanaan teknisnya sedang dalam tahap finalisasi.
JAKARTA Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menyerahkan tiga tersangka bandar narkoba yang didug
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Politisi senior sekaligus deklarator Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) M Yusuf Tambunan mendorong adanya pergantian Ketua DPD
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu sekitar satu bulan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji berbagai alternati
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan penyebab gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan status tersangka dalam perkara dugaan manipulasi dokumen elektro
NASIONAL
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Araf
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran berbagai program ekonomi d
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta akan menggelar sidang perdana banding perkara korupsi dengan terdakwa mantan Menteri Pendidik
NASIONAL