Pemerintah Perkuat JKP, Menaker: Negara Hadir Saat Pekerja Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
medan -Seorang pria berinisial AHS (32) yang viral karena memungut uang secara tidak sah dari warga di sekitar air mancur bola dunia Komplek MMTC, Kabupaten Deli Serdang, akhirnya ditangkap polisi.
Aksi AHS yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas) itu sempat terekam kamera oleh seorang wanita yang menjadi korbannya. Dalam video tersebut, AHS meminta uang kepada wanita yang hanya duduk santai bersama suami dan anaknya di tepi air mancur.
Wanita itu tampak heran, karena selama ini tidak pernah dikenai pungutan saat duduk di sana. Namun AHS dengan percaya diri mengatakan, "Sudah lama, aku sering ngutip sini, Bu," dan mengaku berasal dari ormas Pemuda Pancasila (PP).
Rekaman tersebut langsung viral di media sosial dengan narasi "Duduk di pinggir air mancur MMTC bayar Rp 2.000".
Pelaku Diamankan Polisi
Setelah viral, Polsek Medan Tembung bergerak cepat. Kapolsek Kompol Jhonson Sitompul membenarkan penangkapan pelaku yang dilakukan pada Rabu (9/7/2025).
"Iya, sudah ditangkap. Pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa," ujar Kompol Jhonson saat dikonfirmasi.
Foto AHS saat berada di kantor polisi menunjukkan pria berkacamata itu mengenakan baju merah dan difoto dengan latar belakang ruang Satreskrim.
Saat ini, AHS tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami apakah pungutan tersebut dilakukan atas inisiatif sendiri atau atas perintah pihak tertentu. Polisi juga membuka kemungkinan adanya pelaku lain.
Peringatan untuk Pelaku Pungli
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengalami praktik pungli serupa. Penegakan hukum terhadap aksi premanisme dan pungutan liar akan terus dilakukan.
"Kami akan tindak tegas pelaku-pelaku pungli dan aksi premanisme seperti ini. Warga jangan ragu melapor," tegas Kompol Jhonson.*
(d/j006)
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Penyitaan terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pern
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang personel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga almarhumah Khoiriah Harahap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menolak penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa industri ekstra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam penyidikan ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Sistem Penerima
PENDIDIKAN
JAKARTA Solidaritas antardaerah dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra terus menunjukkan penguatan. Pemeri
NASIONAL
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL