BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Kesal Disuruh Sadap Karet, Pemuda di Nias Utara Habisi Ayah Kandung

Adelia Syafitri - Kamis, 02 Oktober 2025 17:11 WIB
Kesal Disuruh Sadap Karet, Pemuda di Nias Utara Habisi Ayah Kandung
Seorang pria tega menganiaya ayah kandungnya hingga tewas hanya karena kesal disuruh menyadap kebun karet milik keluarga, Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. (foto: Dedy Zenrato/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS UTARA – Warga Desa Sisarahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, dikejutkan dengan peristiwa tragis pembunuhan dalam keluarga.

Seorang pria berinisial DJ (26) tega menganiaya ayah kandungnya, FH (59), hingga tewas hanya karena kesal disuruh menyadap kebun karet milik keluarga, Sabtu (27/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolres Nias AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan sepotong kayu, menyebabkan luka parah di bagian kepala dan telinga korban.

Baca Juga:

"Dalam kondisi emosi, pelaku memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu berkali-kali hingga korban tersungkur dan bersimbah darah," ujar Agung dalam konferensi pers, Kamis (2/10).

Setelah melakukan aksi keji tersebut, DJ sempat mendatangi rumah salah satu warga dan mengaku telah membunuh ayahnya.

Warga yang mendengar pengakuan tersebut langsung menuju lokasi dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di depan rumah.

Dari hasil penyidikan awal, diketahui bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa kesal dan sakit hati pelaku karena terus-menerus diminta ayahnya untuk menyadap karet.

Permintaan itu dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi keluarga yang tengah menanggung utang.

"Korban menyuruh pelaku bekerja karena keluarga masih memiliki utang yang harus dilunasi. Tapi pelaku menolak, bahkan ini bukan kali pertama mereka berselisih karena hal yang sama," kata Agung.

Diketahui pula, DJ dan ayahnya tinggal hanya berdua di rumah. Sang ibu saat ini menetap di luar Kepulauan Nias.

"Pelaku memang tidak mau disuruh lagi karena sudah berulang kali diminta menyadap karet. Mereka tinggal berdua saja, ibunya tinggal di luar Nias," jelas Kasi Humas Polres Nias, Aipda M Motivasi Gea.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari pelaku.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Laporan Anggaran OPD Nias Selatan Sempat Tampil di Situs Resmi, Kini Raib: Apa yang Disembunyikan?
Proyek Jalan di Sipiongot Disisipkan dalam Usulan Perbaikan Jalan Nias Barat, Tapi Tak Direalisasi
Pemkab Simalungun Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Pematang Bandar
Tragedi Kebakaran di OKU Timur: Empat Anak Meregang Nyawa, Diduga Korsleting Listrik
Wartawan di Paluta Nyaris Jadi Korban Kekerasan Diduga Gara-gara Ganggu Sindikat “Kencing Minyak”
Pramono Anung Ditagih Warga Rumah Baru Saat Tinjau Kebakaran Taman Sari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru