BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dua Saksi Hari Ini

Abyadi Siregar - Kamis, 09 Oktober 2025 13:46 WIB
Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dua Saksi Hari Ini
Gedung KPK. (foto: Wulandari Aprilliyanti/Gmaps)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Besarannya bervariasi antara USD 2.600 hingga USD 7.000 per kuota, bergantung pada skala dan pengaruh travel tersebut.

"Uang itu disetorkan melalui asosiasi haji dan kemudian diberikan kepada oknum di Kemenag. Alirannya diduga sampai ke pucuk pimpinan," ungkap Budi Prasetyo.

Berdasarkan perhitungan sementara, potensi kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan melebihi Rp1 triliun.

KPK kini menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menghitung nilai kerugian secara resmi.

Dalam rangka penyidikan, KPK telah mencegah tiga tokoh untuk bepergian ke luar negeri:
- Yaqut Cholil Qoumas (Eks Menteri Agama)
- Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex (Eks Staf Khusus Menag)
- Fuad Hasan Masyhur (Pemilik travel Maktour)

Sejumlah penggeledahan juga dilakukan di berbagai lokasi, antara lain rumah pribadi Gus Yaqut, kantor Kemenag, tiga kantor asosiasi travel, serta rumah seorang ASN Kemenag dan rumah pribadi Gus Alex di Depok.

Terbaru, KPK menyita dua unit rumah mewah di Jakarta Selatan senilai Rp6,5 miliar, yang diduga dibeli menggunakan uang hasil korupsi dari ASN di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag.

Melalui kuasa hukumnya, Mellisa Anggraini, Gus Yaqut menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang tengah berjalan.

"Kami menghormati proses penyidikan oleh KPK, termasuk upaya penggeledahan dan penyitaan," ujar Mellisa dalam keterangannya.

KPK belum menetapkan tersangka dalam perkara ini. Namun, penyidikan masih terus bergulir dan diperkirakan akan melibatkan sejumlah pihak lain dalam waktu dekat.*


(kp/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Uang Negara RP 7,4 Miliar Kembali! Kejati Lampung Bongkar Korupsi Tol Raksasa
KPK Belum Umumkan Tersangka Skandal Kuota Haji, Ini Alasannya!
Kepala Desa Aek Nabara Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp486 Juta
Pemenang Tender Jalan di Sumut Sudah Diatur Sebelum Anggaran Disahkan, Nama Bobby Nasution Disebut
Saksi Buka Aib Korupsi Jalan Sipiongot, Ada Tradisi ‘Uang Klik’
23 Saksi Dipanggil KPK, Jejak Suap Proyek Jalan Sumut Makin Terang!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru