Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA – Mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tri Artining Putri, menyuarakan kembali aspirasinya untuk kembali bertugas di lembaga antirasuah.
Ia menegaskan bahwa keinginan tersebut bukan sekadar untuk mendapatkan pekerjaan, melainkan upaya memperjuangkan keadilan dan pemulihan nama baik yang tercoreng sejak pemecatan lewat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tahun 2021.
Baca Juga:"Kembali ke KPK mohon tidak dianggap semata-mata soal memperoleh pekerjaan kembali. Sejak awal pemecatan, yang kami perjuangkan bukan soal pekerjaan semata, tapi soal ketidakadilan dan hak-hak kami yang dicederai oleh negara," kata Tri kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Tri yang pernah menjabat sebagai Spesialis Hubungan Masyarakat Muda KPK pada 2017–2021 itu mengaku pemecatan dirinya dan 56 pegawai lainnya dilakukan secara sepihak dan tidak transparan.
Hingga kini, hasil TWK pun belum pernah dibuka secara resmi kepada para peserta.
Tri menegaskan, niat untuk kembali ke KPK adalah bentuk pemulihan hak dan penolakan terhadap label "tidak nasionalis" yang selama ini disematkan kepada mereka.
"Kami dipecat secara sewenang-wenang. Kami diberi label tidak nasionalis, seolah-olah kami bukan warga negara yang baik. Padahal standarnya saja tidak jelas. Kembali ke KPK adalah bentuk pengembalian hak, bukan soal mau atau tidak mau," tegasnya.
Lebih lanjut, Tri menyebut bahwa pemecatan terhadap 57 pegawai melalui TWK tidak hanya merugikan secara personal, tetapi juga mencerminkan bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi, serta mengandung unsur pelanggaran hak asasi manusia dan hukum.
"Ini bukan semata pemutusan hubungan kerja, tetapi bagian dari pelanggaran HAM dan pelemahan pemberantasan korupsi," imbuhnya.
Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan gugatan ke Komisi Informasi Publik (KIP) untuk mendesak keterbukaan hasil TWK yang selama ini menjadi polemik.
"Semua eks pegawai satu suara. Balik ke KPK sebagai bentuk pemulihan hak," ujar Lakso, Selasa (14/10).
IM57+ Institute juga menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan yang telah berlarut-larut tersebut.
"Ini momentum baik bagi Presiden Prabowo untuk menunjukkan komitmen terhadap penguatan KPK melalui pengembalian hak 57 pegawai," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Komnas HAM dan Ombudsman RI sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi terkait pelanggaran dalam proses TWK, namun hingga kini belum ditindaklanjuti secara konkret.
Baca Juga:
Menanggapi hal ini, KPK menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan, termasuk menunggu penyelesaian sengketa informasi melalui jalur Komisi Informasi Publik.*
(d/a008)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL