Kembangkan Skandal Korupsi Program MBG, Kejagung Cecar 5 Saksi Baru Usai Tetapkan 7 Tersangka
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
TAPANULI SELATAN – Dugaan penyalahgunaan pendapatan dari sewa alat berat milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) kembali mencuat ke publik.
Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bidang Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Tapsel dituding tidak transparan terkait alur keuangan dari peminjaman alat berat seperti ekskavator dan bulldozer kepada pihak swasta atau perorangan.
Meski alat berat tersebut sejatinya disediakan untuk menunjang pembangunan infrastruktur oleh pemerintah daerah, namun sesuai ketentuan, penyewa dari kalangan swasta tetap diwajibkan membayar biaya sewa sesuai aturan yang berlaku.Baca Juga:
Pertanyaannya, ke mana aliran dana hasil penyewaan tersebut?
Apakah masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau justru berakhir di kantong pribadi oknum pejabat?
Hingga berita ini diturunkan, Kepala UPT Bidang Peralatan Dinas PUPR Tapsel, Syahruddin, belum memberikan klarifikasi meski telah dikonfirmasi melalui surat resmi, kunjungan ke kantor, dan pesan singkat WhatsApp sejak 6 Oktober 2025 lalu.
Beberapa kali dihubungi, Syahruddin tak kunjung memberikan jawaban.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD LIRA (Lembaga Informasi Rakyat) Tapanuli Bagian Selatan, Marahalim Harahap, mengecam sikap tertutup Syahruddin dan mendesak Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, untuk bertindak tegas.
"Ironis sekali. Alat berat itu dibeli dari uang negara, bukan dari kantong pribadi. Jika memang ada penyewaan, seharusnya hasilnya masuk PAD, bukan jadi sumber pendapatan pribadi. Kepala UPT harus transparan, bukan justru menghindar. Ini patut diduga kuat ada penyimpangan," kata Marahalim dalam pernyataannya, Selasa (21/10/2025).
Ia menilai, sikap bungkam yang ditunjukkan Syahruddin justru menimbulkan kecurigaan publik atas adanya dugaan praktik penyelewengan keuangan daerah.
"Kami mendesak Bupati segera panggil dan copot Kepala UPT Peralatan Dinas PU. Jangan tutup mata. Ini menyangkut kepercayaan publik dan integritas Pemkab Tapsel," tegasnya.
Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari Bupati Tapanuli Selatan.
Wartawan juga telah mengirimkan rilis berita ini kepada Syahruddin guna memberikan ruang sanggahan atau klarifikasi.
Namun, Kepala UPT tersebut memilih tetap bungkam.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan aset daerah serta pengawasan terhadap potensi kebocoran PAD, terutama dalam penggunaan fasilitas dan peralatan milik pemerintah daerah yang bernilai tinggi.*
(a008)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp200 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bolaang Mo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah belum memastikan apakah rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil
EKONOMI
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memperluas basis penerimaan pajak dan retribus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota MedanI
PENDIDIKAN
TAPTENG Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemain asing PSMS Medan, Javier Siverio Toro dan Phillerson Natan Silva de Oliveira, mulai menunjukkan ketajaman di Pegadaian Cha
OLAHRAGA
DELI SERDANG Warga menemukan jenazah bayi lakilaki yang diduga baru lahir di Jalan Sempurna, Gang Mawar, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan P
PERISTIWA
DELI SERDANG Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan
PERISTIWA