Pemko Dukung Turnamen “Padel Untuk Semua” pada HUT ke-436 Kota Medan, Harap Lahirkan Atlet Muda
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen olahraga Padel Untuk Semua yang digelar dalam rangka
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengadaan proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Proyek yang semula digadang menjadi ikon kebanggaan daerah itu kini ikut terseret dalam pusaran korupsi usai Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditetapkan sebagai tersangka suap.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan lembaganya tidak hanya akan menyoroti kasus suap jabatan, tetapi juga seluruh proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.Baca Juga:
"Tidak hanya Museum Reog saja, tetapi setiap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Ponorogo akan kami dalami," ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu, 9 November 2025.
Menurut Asep, tim penyidik sedang memetakan potensi penyimpangan dalam sejumlah proyek, termasuk pekerjaan di RSUD Dr. Harjono Ponorogo, serta penerimaan gratifikasi oleh sejumlah pejabat daerah.
Proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo (MRMP) semula dirancang sebagai simbol pelestarian kesenian Reog dan kebanggaan warga.
Namun, setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sugiri Sancoko, proyek itu justru menjadi salah satu titik rawan korupsi yang kini tengah diusut KPK.
Sumber internal di lingkaran Pemkab Ponorogo menyebut nilai proyek MRMP mencapai puluhan miliar rupiah dan telah menuai kritik sejak tahap perencanaan lantaran dianggap tidak transparan.
"KPK akan menelusuri seluruh aliran dana yang terkait dengan proyek itu, apakah ada unsur gratifikasi atau suap dalam proses pengadaannya," kata Asep.
KPK sebelumnya menetapkan empat orang tersangka dalam perkara suap pengurusan jabatan dan proyek pekerjaan di Ponorogo, yakni Bupati Sugiri Sancoko (SUG), Sekda Ponorogo Agus Pramono (AGP), Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma (YUM), dan pihak swasta Sucipto (SC).
Dalam klaster suap pengurusan jabatan, Sugiri dan Agus disebut sebagai penerima, sedangkan Yunus Mahatma bertindak sebagai pemberi suap.
Sementara untuk proyek RSUD Ponorogo, Sugiri kembali menjadi penerima bersama Yunus, dengan Sucipto sebagai pemberi.
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen olahraga Padel Untuk Semua yang digelar dalam rangka
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi dala
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat yang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan sejumlah program percepatan untuk memulihkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak bencan
EKONOMI
JEDDAH Wacana pemberian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM
NASIONAL
BANDA ACEH Menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Mek
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali mengalami cuaca cerah be
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah akan mendominasi seluruh wilayah Daerah Istime
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Rabu, 3 Juni 202
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan mengalami cuaca beraw
NASIONAL